Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Samarinda Pertanyakan Efektivitas Anggaran BPKAD dan Kontribusi Pelabuhan Palaran terhadap PAD Pemkot Samarinda Kebut Pelunasan Utang Rp400 Miliar, BPKAD Target Tuntas Akhir 2026 Komisi II DPRD Samarinda Minta BPKAD Buka Seluruh Data Utang Daerah, Iswandi: Jangan Hanya Sebut Rp400 Miliar Samarinda Kian Jadi Rujukan Nasional, Celni: Banyak Daerah Datang Belajar Inovasi dan Tata Kelola Komisi II DPRD Samarinda Soroti Lonjakan RKA BPKAD 2027, Iswandi: Anggaran Besar Harus Berdampak Nyata

IKN NUSANTARA · 29 Mar 2026 09:00 WITA ·

Reog Ponorogo Semarakkan Bendungan Sepaku Semoi, Warga Antusias Kunjungi Ruang Publik Baru IKN


 Pertunjukan Reog Ponorogo yang digelar pada Sabtu (28/03/2026) menarik antusiasme masyarakat, sekaligus memperkuat fungsi Bendungan Sepaku Semoi sebagai destinasi rekreasi dan edukasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Pertunjukan Reog Ponorogo yang digelar pada Sabtu (28/03/2026) menarik antusiasme masyarakat, sekaligus memperkuat fungsi Bendungan Sepaku Semoi sebagai destinasi rekreasi dan edukasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Bendungan Sepaku Semoi mulai bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Antusiasme masyarakat terlihat saat pertunjukan Reog Ponorogo digelar pada Sabtu (28/03/2026), yang sekaligus memperkuat fungsi kawasan sebagai destinasi rekreasi dan edukasi.

Suasana meriah terasa di halaman bendungan saat para penari menampilkan atraksi dadak merak, disambut sorak penonton. Pertunjukan ini dibawakan oleh kelompok Singo Joyo Nusantoro, komunitas warga asal Ponorogo yang telah lama menetap di Desa Argomulyo, Kecamatan Sepaku.

Penasihat kelompok, Senen, menegaskan komitmen mereka menjaga budaya agar tetap lestari. “Dulu kami transmigrasi dari Ponorogo. Supaya tidak punah, budaya ini tetap kami jalankan di sini,” ujarnya.

Ia pun mengaku senang bisa tampil di lokasi yang kini ramai dikunjungi. “Alhamdulillah, masyarakat senang. Kami juga senang bisa menghibur,” tambahnya.

Antusiasme pengunjung juga terlihat dari warga yang hadir. Wulan, warga Semoi 4, mengaku menikmati pertunjukan tersebut. “Suka saja lihat Reog atau kuda lumping. Bagus kalau terus ada, supaya tidak hilang,” katanya. Ia menilai kegiatan ini membuat suasana bendungan lebih hidup dan ramai pengunjung.

Hal serupa disampaikan Sidik, warga Sepaku, yang datang bersama keluarganya. “Senang, ramai. Sudah lama tidak ada acara seperti ini di sini,” ucapnya. Ia berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar agar masyarakat memiliki ruang hiburan dan berkumpul.

Seiring meningkatnya kunjungan, kawasan bendungan kini dilengkapi fasilitas pendukung, seperti Kopi Bend’s yang buka setiap hari pukul 08.00 hingga 22.00 WITA. Pengelola, Farih, mengatakan fasilitas ini dihadirkan untuk menghidupkan kawasan. “Kami ingin pengunjung bisa bersantai dan menikmati suasana di sini,” jelasnya.

Selain itu, tersedia kebun melon yang memungkinkan pengunjung memetik buah langsung dari kebun. “Konsep ini kami hadirkan agar ada aktivitas tambahan yang juga bersifat edukatif,” tambah Farih.

Dengan beragam aktivitas dan fasilitas, Bendungan Sepaku Semoi kini tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik yang memberi manfaat bagi masyarakat di kawasan IKN.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

SMA Taruna Nusantara IKN Kian Siap Beroperasi, 477 Siswa Segera Tempati Kampus Baru di Nusantara

24 Juni 2026 - 09:00 WITA

Otorita IKN dan Kementerian HAM Satukan Langkah, Nusantara Diarahkan Jadi Kota Berbasis Hak Asasi Manusia

23 Juni 2026 - 16:00 WITA

Merangkai Identitas Nusantara Lewat Motif Batik, Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong Kreativitas Pengrajin Wastra Lokal

21 Juni 2026 - 10:00 WITA

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:00 WITA

IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar

18 Juni 2026 - 17:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA