Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Lokal Disiapkan Masuk Ekosistem Ibu Kota Baru 46 Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Intensifkan Penyelidikan DPRD Samarinda Tekankan Evaluasi Program DP2KB, Penguatan Keluarga dan Penurunan Stunting Harus Tepat Sasaran DPRD Samarinda Respons Wacana RUU Larangan Praktik LGBTQ, Dorong Kepastian Hukum dan Edukasi Masyarakat DPRD Samarinda Usul Disporapar Dipecah, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinilai Perlu Dinas Khusus

IKN NUSANTARA · 3 Agu 2026 18:00 WITA ·

Otorita IKN Gandeng PNM Perkuat UMKM, Ribuan Pelaku Usaha Lokal Disiapkan Masuk Ekosistem Ibu Kota Baru


 Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan jajaran PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di Kantor Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (3/8/2026). Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan jajaran PT Permodalan Nasional Madani (Persero) di Kantor Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (3/8/2026). Foto: Humas Otorita IKN.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menjajaki kerja sama bersama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Kolaborasi tersebut difokuskan pada penguatan akses pembiayaan, pendampingan usaha mikro, serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM di kawasan IKN dan wilayah sekitarnya.

Penjajakan kerja sama itu dibahas saat Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menerima kunjungan Komisaris Utama PNM, Dradjad Hari Wibowo, beserta jajaran di Kantor Otorita IKN, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (3/8/2026).

Basuki mengatakan pembangunan IKN tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal agar dapat berpartisipasi langsung dalam perkembangan ibu kota negara.

“Kami membutuhkan dukungan PNM untuk memperkuat pemberdayaan UMKM di IKN,” ujar Basuki.

Menurutnya, keterlibatan lembaga pembiayaan seperti PNM menjadi langkah penting agar pelaku usaha mikro dan kecil memiliki akses terhadap modal, pendampingan, serta peluang masuk ke dalam rantai pasok pembangunan IKN.

Sementara itu, Komisaris Utama PNM, Dradjad Hari Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya melihat potensi besar untuk berkolaborasi dengan Otorita IKN dalam memperkuat ekonomi masyarakat. Ia menilai target menjadikan IKN sebagai kawasan bebas kemiskinan pada 2035 membuka ruang kerja sama yang luas.

“Masih banyak hal yang bisa kami lakukan bersama untuk mendukung target tersebut,” katanya.

Dradjad menjelaskan PNM memiliki dua program unggulan, yakni Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang menyediakan pembiayaan bagi usaha mikro serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang berfokus pada pembiayaan dan pendampingan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Sejak diluncurkan pada Desember 2015, Program Mekaar telah menjangkau sekitar 23 juta nasabah di berbagai daerah di Indonesia melalui sistem pembiayaan berbasis kelompok yang disertai pendampingan usaha secara berkelanjutan.

Menurutnya, keunggulan PNM tidak hanya terletak pada penyediaan modal, tetapi juga pada proses pembinaan usaha sehingga pelaku UMKM mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Otorita IKN mencatat terdapat 4.767 pelaku UMKM yang tersebar di tujuh kecamatan dalam wilayah delineasi IKN, yakni Sepaku, Muara Jawa, Loa Janan, Loa Kulu, Samboja, Samboja Barat, dan Sanga-Sanga. Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun program pendampingan, pembiayaan, serta penguatan kapasitas usaha masyarakat.

Melalui penjajakan kerja sama ini, Otorita IKN berharap semakin banyak UMKM lokal yang memperoleh akses permodalan, peningkatan kompetensi, hingga kesempatan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi di ibu kota baru.

Kolaborasi antara Otorita IKN dan PNM diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkuat sektor usaha mikro, serta menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan seiring pembangunan Nusantara sebagai ibu kota politik Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Perkuat Hunian Ramah Pekerja Perempuan, Ciptakan Lingkungan Aman dan Inklusif

31 Juli 2026 - 12:00 WITA

Basuki Tegaskan IKN Dibangun dengan Konsep Rewilding, Target 65 Persen Wilayah Tetap Hijau

31 Juli 2026 - 11:00 WITA

Otorita IKN Kehilangan Sosok Penting, Troy Harold Yohanes Pantouw Berpulang

26 Juli 2026 - 13:00 WITA

IKN Hadirkan Gaya Hidup Baru, Warga Nikmati Pulang Kerja Tanpa Macet

25 Juli 2026 - 15:00 WITA

66 Pelajar Sekitar IKN Naik Kelas Bahasa Inggris, Otorita IKN Siapkan Generasi Bersaing Global

25 Juli 2026 - 13:00 WITA

Waspada Karhutla Saat El Niño, Laporkan Kejadian Melalui Panic Button Aplikasi IKNOW

24 Juli 2026 - 13:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA