Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

BERITA DAERAH · 6 Okt 2025 11:15 WITA ·

Satpol PP Kukar Gelar Pelatihan Penanganan Huru Hara


 Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menyampaikan sambutan pada pembukaan pelatihan penanganan huru-hara. (Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menyampaikan sambutan pada pembukaan pelatihan penanganan huru-hara. (Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme kinerja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan penanganan huru hara. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai 6–10 Oktober 2025, dengan pola dua hari pembelajaran di kelas dan tiga hari simulasi lapangan.

Kepala Satpol PP Kukar, Arfan Boma, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari upaya transformasi Satpol PP agar semakin siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Prinsipnya, kami ingin Satpol PP Kukar bertransformasi menjadi lebih baik, lebih siap, lebih profesional, tetapi tetap humanis,” ujarnya, Senin (6/10/2025).

Boma menambahkan, kesiapan pengendalian massa diperlukan karena keterbatasan personel TNI dan Polri dalam menjaga keamanan, terutama jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang terus meningkat.

Ia menilai, Satpol PP bisa menjadi institusi pendukung dalam pengamanan, termasuk ketika Kukar sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menghadapi dinamika sosial yang lebih kompleks.

“Dengan diperkirakan jumlah penduduk di kawasan IKN dan sekitarnya mencapai lebih dari 1,4 juta jiwa, tentu akan berdampak pada Kukar,” jelasnya,

Potensi gangguan ketertiban umum seperti penyakit masyarakat, peredaran narkoba, hingga tindak kriminal lainnya juga meningkat. Ini semua perlu diantisipasi,” tambahnya.

Sebanyak 35 personel Satpol PP Kukar yang mengikuti pelatihan ini. Mereka akan dibekali teori sekaligus praktik di lapangan, termasuk simulasi penanganan huru hara.

Boma berharap, melalui pelatihan ini, personel Satpol PP tidak hanya semakin profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga mampu melayani dan mengayomi masyarakat dengan pendekatan yang humanis.

“Kami ingin ke dalam (internal) personel bisa bertransformasi ke arah lebih baik lagi. Ke luar, kami berharap Satpol PP lebih maksimal dalam menjaga pemerintah daerah, melayani, dan mengayomi masyarakat,” pungkasnya.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan

11 Mei 2026 - 17:00 WITA

Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

11 Mei 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Zona Khusus Reklame, Samri: Kota Harus Lebih Tertata

11 Mei 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Evaluasi Raperda Pemanfaatan Jalan, Hindari Tumpang Tindih Regulasi

11 Mei 2026 - 14:00 WITA

DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pemanfaatan Jalan untuk Tata Utilitas dan Tingkatkan PAD

11 Mei 2026 - 13:00 WITA

Kukar Siap Sukseskan Temu Karya Karang Taruna Kaltim 2026

11 Mei 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH