Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

BERITA DAERAH · 22 Mei 2025 13:15 WITA ·

Sinergi Lintas Sektor, PP PAUD Kukar Jadi Pilar Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini


 Sinergi Lintas Sektor, PP PAUD Kukar Jadi Pilar Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan keseriusan dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini. Salah satu upaya strategis yang dilakukan adalah mendorong sinergi lintas sektor melalui peran aktif Perkumpulan Penyelenggara (PP) PAUD di seluruh wilayah kecamatan.

Menurut Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar Pujianto, PP PAUD kini menjadi garda depan dalam pengelolaan dan penyelenggaraan layanan PAUD, meskipun posisinya berada di luar struktur resmi kedinasan. Keberadaannya, justru menjadi pelengkap penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan anak usia dini.

“PP PAUD memiliki peran operasional yang sangat vital. Mereka hadir sebagai penggerak layanan pendidikan di tingkat akar rumput dengan dukungan struktur informal yang kuat, seperti istri Sekda di tingkat kabupaten dan istri camat di tingkat kecamatan,” jelas Pujianto, pada Kamis (22/05/2025).

Pujianto menambahkan bahwa saat ini tengah dipersiapkan pelantikan pengurus PP PAUD tingkat kecamatan yang akan bersinergi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Keterlibatan lintas sektor seperti DP3A, DPMD, Dukcapil, dan Dinas Kesehatan menjadi kunci untuk menghadirkan layanan PAUD yang komprehensif.

Pujianto juga menekankan pentingnya manajemen anggaran yang efisien di tengah penyesuaian keuangan daerah.

Menurutnya, perencanaan program PAUD harus tetap adaptif tanpa mengurangi kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Lebih jauh, Pujianto membedakan peran Bunda PAUD yang lebih simbolis dan advokatif, sementara PP PAUD bertugas sebagai pelaksana teknis di lapangan.

“Kolaborasi keduanya akan menjadi kekuatan yang saling melengkapi,” ujar Pujianto.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Kukar menargetkan peningkatan kualitas layanan PAUD yang berkelanjutan, demi menciptakan generasi emas yang siap menghadapi masa depan. (ADV/DisdikdubKukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuz
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

6 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda

6 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Program KB Gratis Sepi Peminat di Samarinda, DPRD Soroti Lemahnya Sosialisasi

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH