Menu ✖

Mode Gelap
PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

BERITA DAERAH · 10 Jun 2026 13:30 WITA ·

Sri Puji Astuti Ingatkan Masyarakat Waspadai Pengaruh Konten Media Sosial terhadap Generasi Muda


 Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, memberikan keterangan kepada awak media terkait pentingnya kewaspadaan terhadap pengaruh konten di media sosial yang dinilai dapat membentuk pola pikir, perilaku, dan cara pandang generasi muda terhadap berbagai fenomena sosial. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, memberikan keterangan kepada awak media terkait pentingnya kewaspadaan terhadap pengaruh konten di media sosial yang dinilai dapat membentuk pola pikir, perilaku, dan cara pandang generasi muda terhadap berbagai fenomena sosial. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pengaruh konten di media sosial yang dinilai mampu membentuk pola pikir, perilaku, hingga cara pandang generasi muda terhadap berbagai fenomena sosial.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026). Menurutnya, banyak tren di media sosial yang dikemas sebagai hiburan atau candaan, namun memiliki potensi memberikan dampak negatif apabila dikonsumsi tanpa sikap kritis.

Ia menilai generasi muda, khususnya Gen Z, merupakan kelompok yang sangat dekat dengan dunia digital sehingga mudah terpapar berbagai konten yang terus berulang. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memengaruhi cara berpikir dan perlahan membentuk persepsi baru terhadap sesuatu yang sebelumnya dianggap tidak lazim.

“Padahal itu bahaya banget. Sekarang Gen Z itu suka sekali yang lucu-lucuan,” ujarnya.

Sri Puji mengaku kerap mengamati kebiasaan anak muda ketika berada di pusat perbelanjaan maupun kafe. Dari pengamatannya, tidak sedikit perilaku yang awalnya dianggap sekadar tren atau hiburan, namun lama-kelamaan diterima sebagai sesuatu yang biasa tanpa melalui proses penyaringan dan pemahaman yang memadai.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat memicu normalisasi terhadap berbagai perilaku yang sebenarnya perlu disikapi secara bijaksana. Karena itu, peran keluarga menjadi benteng utama dalam memberikan pendidikan karakter dan pendampingan kepada anak.

“Jangan sampai ke anak kita,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan terhadap penggunaan media sosial tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada sekolah maupun pemerintah. Orang tua harus aktif mengetahui jenis konten yang dikonsumsi anak-anak setiap hari serta membangun komunikasi yang baik agar mereka mampu memilah informasi yang diterima.

Di sisi lain, Sri Puji mengakui perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Namun, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai moral dan pendidikan karakter di lingkungan keluarga.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam menyikapi berbagai informasi maupun tren yang berkembang di ruang digital. Menurutnya, tidak semua hal yang viral layak untuk ditiru atau dijadikan kebiasaan.

“Kalau kita tidak hati-hati, lama-lama dianggap normal karena terus-menerus dilihat dan dibiasakan,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan teknologi yang sehat, DPRD Kota Samarinda, lanjut Sri Puji, mendorong peningkatan literasi digital di tengah masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu membekali generasi muda agar dapat memanfaatkan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang berpotensi memberikan dampak negatif.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Kejari-PWI Kukar Siapkan FORWAKA, Perkuat Komunikasi dan Kompetensi Wartawan

22 September 2026 - 14:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH