Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 20 Agu 2025 10:15 WITA ·

Stok Beras di Kaltim Menipis, Pemprov Panggil Distributor


 Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri pertemuan dengan distributor beras dari berbagai daerah di Kaltim, pada Selasa (19/8/2025). (Axel R/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menghadiri pertemuan dengan distributor beras dari berbagai daerah di Kaltim, pada Selasa (19/8/2025). (Axel R/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) kembali memanggil sejumlah distributor beras dari berbagai daerah pada Selasa (19/8/2025), menyusul menurunnya stok beras di wilayah Kaltim.

Pertemuan yang digelar di Kantor Gubernur Kaltim itu membahas persoalan menipisnya ketersediaan beras di pasaran, yang menyebabkan harga naik hingga melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Kondisi diperparah dengan isu beras oplosan serta ketidaksesuaian standar kualitas yang ditetapkan pemerintah, sehingga distribusi terhambat dan stok semakin terbatas.

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menjaga ketersediaan beras agar masyarakat tidak panik.

“Pemprov Kaltim menyiapkan program operasi optimalisasi lahan untuk memperkuat swasembada pangan, sekaligus mendorong generasi muda ikut berperan dalam peningkatan kualitas pertanian,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu distributor beras, Erwin, mengaku stok yang dimilikinya anjlok hingga 75 persen. Menurutnya, kelangkaan terjadi akibat sulitnya pasokan gabah ditambah tingginya persaingan antar-distributor.

“Meski stok turun, kami akan berupaya menjaga ketersediaan beras dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Fenomena kelangkaan beras ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga kembali stabil.

 

Pewarta : Axel R
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH