Menu

Mode Gelap
Basarnas Hentikan Operasi Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Setelah Lima Hari Pencarian Nelayan Hilang di Muara Berau Masuk Hari Ketiga, Korban Masih Belum Ditemukan KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

IKN NUSANTARA · 6 Jun 2026 10:00 WITA ·

Otorita IKN Perkuat Konsep Greater Nusantara untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Regional


 Otorita IKN bersama akademisi dari Jepang menggelar program Jumat Belajar di Kantor Otorita IKN, Jumat (5/6/2026), untuk membahas strategi pembangunan kawasan metropolitan yang terintegrasi sebagai upaya memperkuat kolaborasi dan mendorong pengembangan Greater Nusantara. Foto: Dok. Humas Otorita IKN. Perbesar

Otorita IKN bersama akademisi dari Jepang menggelar program Jumat Belajar di Kantor Otorita IKN, Jumat (5/6/2026), untuk membahas strategi pembangunan kawasan metropolitan yang terintegrasi sebagai upaya memperkuat kolaborasi dan mendorong pengembangan Greater Nusantara. Foto: Dok. Humas Otorita IKN.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan wilayah sekitarnya. Untuk memperluas manfaat tersebut, Otorita IKN terus mendorong kolaborasi antardaerah melalui konsep Greater Nusantara yang mengintegrasikan pembangunan kawasan metropolitan.

Hal itu dibahas dalam agenda Jumat Belajar ASN Otorita IKN bertajuk Regional Collaboration for Tri-City Development: Lessons From Global Experience (Sweden, Spain, and Italy) dan Regional Development through Inter-Municipal Collaboration: Key Success Factors for the Greater Nusantara Region, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan akademisi dari The University of Tokyo dan Toyo University untuk berbagi pengalaman pembangunan kawasan metropolitan di berbagai negara.

Salah satu materi yang dibahas adalah Nara Model dari Jepang, yakni pola kerja sama antarpemerintah daerah yang fleksibel sesuai kebutuhan, seperti di bidang transportasi, logistik, tenaga kerja, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi. Forum juga mengulas pengalaman Emilia-Romagna di Italia yang berhasil menghubungkan kebutuhan pasar global dengan inovasi UMKM lokal melalui kolaborasi regional.

Sejak pembangunan IKN dimulai, dampak ekonomi mulai terlihat di wilayah sekitar. Kajian Dampak Ekonomi melalui fasilitas Pendukung Penerapan Skema Pendanaan (PPSP) menunjukkan Kabupaten Penajam Paser Utara mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 19,9 persen dan penurunan tingkat kemiskinan sebesar 0,45 persen dibandingkan sebelum pembangunan IKN. Sementara itu, Balikpapan menjadi gerbang investasi utama, sedangkan Samarinda dan Kutai Kartanegara turut memperoleh manfaat dari efek limpahan pembangunan.

Direktur Perencanaan Makro Otorita IKN, Pungky Widiaryanto, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Nusantara sangat bergantung pada sinergi dengan daerah-daerah di sekitarnya.

“Kita membutuhkan kota-kota sekitar untuk menjadi Greater Nusantara. Orang-orang di sebuah kota saling membutuhkan satu sama lain. Maka dari itu kita menyebutnya sebagai pembangunan Greater Nusantara,” ujar Pungky.

Ia menjelaskan, konsep Tri-City Development Plan (TCDP) kemudian berkembang menjadi Greater Nusantara yang mencakup IKN, Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Wilayah-wilayah tersebut memiliki keterkaitan strategis sebagai penyedia tenaga kerja, kawasan permukiman, pusat layanan, hingga simpul logistik dan industri.

Profesor Norihisa Shima dari Toyo University menilai kolaborasi antardaerah menjadi kunci agar manfaat pembangunan IKN semakin besar.

“IKN akan memberikan dampak yang besar kepada kota-kota sekitar. Karena itu, setiap kota dan kabupaten perlu memiliki fungsi masing-masing yang saling terintegrasi,” katanya.

Sementara itu, Profesor Fumihiko Seta dari The University of Tokyo mengaku terkesan dengan perkembangan Nusantara dan menilai pengelolaan kawasan metropolitan yang baik akan menjadi faktor penting bagi keberlanjutan pertumbuhan di masa depan.

“Saya sangat terkesan dengan perkembangan Nusantara. Saya yakin di kemudian hari akan banyak orang datang ke sini. Sangat penting untuk Nusantara mengelola kawasan metropolitan dengan baik,” ujarnya.

Melalui konsep Greater Nusantara, Otorita IKN berharap pembangunan tidak hanya menjadikan Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar

16 Juli 2026 - 11:00 WITA

Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN

11 Juli 2026 - 14:00 WITA

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan

10 Juli 2026 - 16:00 WITA

Hari Doa Nasional 2026 Ukir Sejarah di IKN, Ratusan Umat Kristiani Doakan Bangsa

6 Juli 2026 - 09:00 WITA

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA