Menu

Mode Gelap
Motor Dicuri Dini Hari, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Tenggarong Terungkap! Kurir Tembakau Sintetis Diamankan Polsek Samboja, Pesanan Disebut untuk Samarinda-Balikpapan Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027 Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

BERITA DAERAH · 27 Jun 2026 15:00 WITA ·

Kapolres Kukar Cup 2026 Buka Peluang Pecatur Pemula Tampil di Turnamen Resmi


 Turnamen Catur Kapolres Kukar Cup 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, menjadi ajang bagi pecatur non-master dan junior untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi melalui olahraga catur. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Turnamen Catur Kapolres Kukar Cup 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, menjadi ajang bagi pecatur non-master dan junior untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi melalui olahraga catur. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Turnamen Catur Kapolres Kukar Cup 2026 menjadi panggung bagi pecatur non-master dan kalangan junior untuk merasakan pengalaman bertanding di ajang resmi. Kejuaraan yang digelar di Aula Catur Prasetya Polres Kutai Kartanegara, Sabtu (27/6/2026), ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus upaya mendorong pembinaan atlet catur di daerah.

Sebanyak 100 peserta mengikuti turnamen yang dibagi dalam kategori umum non-master dan non-atlet serta kategori anak-anak tingkat TK hingga SD. Seluruh kuota peserta terpenuhi dalam waktu singkat, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga catur di Kutai Kartanegara.

Kasat Polairud Polres Kukar, AKP Benedict Jaya, mengatakan turnamen perdana tersebut mendapat sambutan positif sejak pendaftaran dibuka.

“Antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai kejuaraan ini tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan olahraga yang edukatif dan kompetitif.

“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan,” katanya.

Pelaksanaan pertandingan didukung oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kukar yang mengatur sistem pertandingan sekaligus menghimpun peserta dari berbagai kecamatan. Pertandingan menggunakan sistem Swiss tujuh babak dengan waktu pikir 10 menit ditambah dua detik setiap langkah.

Koordinator Lomba, Apin Darmawan, mengatakan tingginya animo masyarakat membuat panitia harus membatasi jumlah peserta sesuai kapasitas aula.

“Kalau kuotanya ditambah, pesertanya pasti lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Menurut Apin, panitia sengaja tidak membuka kategori master maupun atlet yang pernah mengikuti kejuaraan daerah agar pecatur pemula memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan. Melalui turnamen ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet baru yang dapat dibina untuk mewakili Kutai Kartanegara pada berbagai kejuaraan mendatang.

“Ini menjadi ruang bagi pecatur pemula untuk berkembang menjadi atlet berprestasi,” pungkasnya.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027

11 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

11 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Jelang Dibuka, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Teras Samarinda II Diperiksa Total

11 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bankeu Kaltim 2027 Terancam Dihapus, DPRD Minta Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Fiskal

10 Agustus 2026 - 18:00 WITA

HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana, DPRD Pilih Perkuat Kegiatan Sosial

10 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH