Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 14 Jul 2026 13:00 WITA ·

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja


 Para pencari kerja mengikuti sesi walk-in interview pada Job Fair Kukar 2026 di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (14/7/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Para pencari kerja mengikuti sesi walk-in interview pada Job Fair Kukar 2026 di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (14/7/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui Job Fair 2026 dengan menghadirkan sistem rekrutmen yang lebih terbuka. Untuk pertama kalinya, hasil seleksi peserta akan diumumkan segera setelah seluruh tahapan rekrutmen selesai, sehingga pencari kerja dapat memperoleh kepastian lebih cepat.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas pelaksanaan Job Fair. Namun, pemerintah masih dihadapkan pada tantangan tingginya selisih antara jumlah pelamar dan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi.

“Ini akan menjadi bahan evaluasi agar kompetensi pencari kerja semakin sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” kata Aulia, Selasa (14/7/2026).

Data panitia menunjukkan sebanyak 1.176 orang mengikuti pendaftaran Job Fair tahun ini. Dari jumlah tersebut, hanya 196 peserta yang lolos tahap pemberkasan dan berhak mengikuti walk-in interview, sedangkan sekitar 980 pelamar belum memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh perusahaan peserta.

Meski demikian, Aulia menilai hasil tersebut lebih baik dibanding pelaksanaan Job Fair tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah pelamar juga mencapai lebih dari seribu orang, tetapi hanya 26 orang yang akhirnya diterima bekerja.

Setelah proses wawancara selesai, pemerintah bersama perusahaan peserta akan mengumumkan hasil akhir rekrutmen. Mekanisme baru ini diharapkan dapat mempercepat penempatan tenaga kerja sekaligus memberikan kepastian kepada para pelamar.

Pemkab Kukar juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Job Fair 2026 untuk mengetahui penyebab masih besarnya kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan program peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tingkat kelulusan dan penyerapan tenaga kerja lokal terus meningkat pada penyelenggaraan Job Fair berikutnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH