Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

BERITA DAERAH · 14 Jul 2026 13:00 WITA ·

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja


 Para pencari kerja mengikuti sesi walk-in interview pada Job Fair Kukar 2026 di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (14/7/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Para pencari kerja mengikuti sesi walk-in interview pada Job Fair Kukar 2026 di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (14/7/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui Job Fair 2026 dengan menghadirkan sistem rekrutmen yang lebih terbuka. Untuk pertama kalinya, hasil seleksi peserta akan diumumkan segera setelah seluruh tahapan rekrutmen selesai, sehingga pencari kerja dapat memperoleh kepastian lebih cepat.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas pelaksanaan Job Fair. Namun, pemerintah masih dihadapkan pada tantangan tingginya selisih antara jumlah pelamar dan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi.

“Ini akan menjadi bahan evaluasi agar kompetensi pencari kerja semakin sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” kata Aulia, Selasa (14/7/2026).

Data panitia menunjukkan sebanyak 1.176 orang mengikuti pendaftaran Job Fair tahun ini. Dari jumlah tersebut, hanya 196 peserta yang lolos tahap pemberkasan dan berhak mengikuti walk-in interview, sedangkan sekitar 980 pelamar belum memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh perusahaan peserta.

Meski demikian, Aulia menilai hasil tersebut lebih baik dibanding pelaksanaan Job Fair tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah pelamar juga mencapai lebih dari seribu orang, tetapi hanya 26 orang yang akhirnya diterima bekerja.

Setelah proses wawancara selesai, pemerintah bersama perusahaan peserta akan mengumumkan hasil akhir rekrutmen. Mekanisme baru ini diharapkan dapat mempercepat penempatan tenaga kerja sekaligus memberikan kepastian kepada para pelamar.

Pemkab Kukar juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Job Fair 2026 untuk mengetahui penyebab masih besarnya kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan program peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tingkat kelulusan dan penyerapan tenaga kerja lokal terus meningkat pada penyelenggaraan Job Fair berikutnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Teras Samarinda Bakal Diperluas hingga Tempekong, DPRD Dorong Jadi Pusat Wisata dan Ekonomi Mahakam

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Raperda Pencegahan Kebakaran Samarinda Masuk Tahap Harmonisasi, Damkar Bakal Diperkuat Kewenangannya

15 Oktober 2026 - 17:00 WITA

TPG Guru SDN Filial Loa Kumbar Terkendala Data, DPRD Samarinda Dorong Pemekaran Sekolah

15 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH