Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

BERITA DAERAH · 8 Okt 2026 15:00 WITA ·

Maswedi Dorong Pemerataan Infrastruktur Samarinda Utara, Jalan dan Drainase Jadi Prioritas


 Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, mendorong pemerataan infrastruktur di Samarinda Utara seiring pesatnya pertumbuhan permukiman, terutama pembangunan jalan lingkungan, drainase, dan penerangan jalan umum. Perbesar

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Maswedi, mendorong pemerataan infrastruktur di Samarinda Utara seiring pesatnya pertumbuhan permukiman, terutama pembangunan jalan lingkungan, drainase, dan penerangan jalan umum.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Pesatnya pertumbuhan permukiman di kawasan utara Kota Samarinda perlu diimbangi dengan pembangunan infrastruktur yang terencana dan berkelanjutan. Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Maswedi, mendorong pemerintah daerah mempercepat pemerataan pembangunan, terutama pada akses jalan lingkungan, sistem drainase, dan penerangan jalan umum.

Menurut Maswedi, Samarinda Utara menjadi salah satu kawasan yang terus berkembang, khususnya di Kelurahan Sempaja Utara, Sempaja Timur, serta wilayah penyangga seperti Pampang, Bayur, dan Sungai Siring. Pertumbuhan permukiman di kawasan tersebut harus disertai ketersediaan infrastruktur dasar agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Ia menilai, pembangunan jalan dan drainase bukan sekadar memperbaiki kondisi fisik wilayah, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperlancar mobilitas, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan pinggiran.

Maswedi mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun yang terus mendorong pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah, termasuk kawasan utara.

“Progres pembangunan cukup baik. Semenisasi jalan lingkungan terus berjalan dan drainase primer mulai dibenahi. Konsistensi ini perlu dipertahankan,” ujar Maswedi saat ditemui di Samarinda, Kamis (8/10/2026).

Politisi Partai NasDem tersebut menegaskan, percepatan pembangunan harus dilakukan dengan perencanaan yang matang agar infrastruktur yang dibangun mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Konektivitas Drainase Bayur–Muang Jadi Perhatian

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian Maswedi adalah pembangunan konektivitas drainase yang menghubungkan kawasan Bayur dan Muang Hilir. Menurutnya, keberadaan saluran yang terintegrasi sangat penting untuk mendukung kelancaran aliran air sekaligus mengurangi risiko genangan ketika hujan dengan intensitas tinggi.

Ia menjelaskan, persoalan di Samarinda Utara tidak hanya berkaitan dengan kondisi jalan, tetapi juga kemampuan sistem drainase dalam menampung dan mengalirkan air secara optimal. Karena itu, pembangunan saluran harus memperhatikan keterhubungan antarkawasan, bukan hanya menyelesaikan persoalan di satu titik.

“Bukan hanya jalannya yang harus bagus, aliran air juga harus lancar. Konektivitas drainase Bayur–Muang perlu dituntaskan agar mobilitas warga lebih aman,” katanya.

Maswedi menambahkan, pembenahan drainase perlu dilakukan secara menyeluruh melalui normalisasi saluran dan pengawasan terhadap sistem pembuangan air. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi genangan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah lokasi.

Meski penanganan banjir mulai menunjukkan perkembangan di beberapa titik, ia mengakui persoalan tersebut belum sepenuhnya terselesaikan. Oleh karena itu, perluasan program normalisasi drainase dari pusat kota hingga kawasan pinggiran harus terus dilanjutkan sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.

Infrastruktur Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Selain mendukung pengendalian banjir, Maswedi menilai pembangunan infrastruktur di Samarinda Utara memiliki dampak langsung terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Jalan yang memadai akan mempermudah distribusi barang, memperlancar akses menuju pusat perdagangan, serta mengurangi hambatan transportasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, kawasan permukiman yang berkembang perlu didukung fasilitas publik agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. Pembangunan infrastruktur juga harus mempertimbangkan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan di masa mendatang.

“Pembangunan ini bukan sekadar urusan fisik. Jika jalan dan drainase di kawasan pinggiran membaik, aktivitas ekonomi masyarakat juga akan semakin lancar,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemerataan alokasi pembangunan agar tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. Sebagai salah satu wilayah terluas di Samarinda sekaligus kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Samarinda Utara dinilai membutuhkan perhatian berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Dalam hal ini, Maswedi menyebut peran anggota DPRD yang mewakili kawasan utara diperlukan untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui pembahasan program dan anggaran pembangunan.

Ia mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda agar menyusun perencanaan infrastruktur secara komprehensif. Setiap proyek perlu disesuaikan dengan kebutuhan wilayah, dilengkapi pengawasan yang ketat, serta menghindari pola pembangunan yang hanya bersifat sementara.

“Yang dibutuhkan adalah fondasi pembangunan yang kuat. Perencanaannya harus matang dan pelaksanaannya diawasi dengan baik,” ujarnya.

Penerangan Jalan dan Fasilitas Persampahan Perlu Ditambah

Maswedi turut menyoroti kebutuhan fasilitas penunjang di kawasan permukiman baru Samarinda Utara. Selain jalan dan drainase, penambahan tempat pembuangan sementara (TPS) serta lampu penerangan jalan umum dinilai penting untuk menunjang kebersihan, kenyamanan, dan keamanan lingkungan.

Menurutnya, pertumbuhan permukiman harus diikuti penyediaan sarana pendukung yang memadai agar tidak menimbulkan persoalan baru, seperti penumpukan sampah, minimnya penerangan, dan terganggunya aktivitas warga pada malam hari.

Ia memastikan Komisi III DPRD Kota Samarinda akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan mendorong pemerintah daerah agar program pembangunan infrastruktur berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal pembangunan agar manfaatnya dirasakan merata, mulai dari Sempaja hingga Muang Dalam,” pungkasnya.

Melalui percepatan pembangunan jalan, pembenahan drainase, serta penambahan fasilitas publik, Samarinda Utara diharapkan dapat berkembang secara lebih terarah. Upaya tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mengurangi risiko genangan, dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat seiring pertumbuhan kawasan penyangga IKN.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Teras Samarinda Bakal Diperluas hingga Tempekong, DPRD Dorong Jadi Pusat Wisata dan Ekonomi Mahakam

15 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Raperda Pencegahan Kebakaran Samarinda Masuk Tahap Harmonisasi, Damkar Bakal Diperkuat Kewenangannya

15 Oktober 2026 - 17:00 WITA

TPG Guru SDN Filial Loa Kumbar Terkendala Data, DPRD Samarinda Dorong Pemekaran Sekolah

15 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH