Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 16 Okt 2023 13:30 WITA ·

Dispar Kaltim Perhitungkan Subsidi Penambahan Jadwal Penerbangan ke Wisata Maratua


 Dispar Kaltim Perhitungkan Subsidi Penambahan Jadwal Penerbangan ke Wisata Maratua Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Dengan Pindahnya Pusat Pemerintahan ke Ibukota Nusantara (IKN) Di Kalimantan Timur, tentunya hal ini memberikan dampak besar bagi sektor pariwisata di kaltim. Potensi wisata di kaltim digadang – gadang akan kian meningkat seiring dengan kehadiran IKN. Peningkatan tersebut juga perlu diikuti dengan peningkatan layanan yang sepadan. Sebagai contoh salah satu wisata unggulan di kaltim yakni wisata ke pulau Maratua di Kabupten Berau.

Karena di Maratua memiliki alam yang begitu cantik, membuat daya tarik wisatawan untuk berlibur semakin tinggi. Namun cukup disayangkan karena jadwal penerbangan ke maratua yang masih dapat dibilang jarang.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim, Ahmad Herwansyah menyebut ini hal ini ditenggarai karena ramainya wisatawan hanya pada hari tertentu saja. Permintaan penerbangan menuju maratua biasanya meningkat pada akhir pekan saja. Hal ini yang mendasari minimnya penerbangan pada hari normal.

“Kan penerbangan itu sudah ada dua yakni Wings Air dan Citilink, memang site penerbangan itu Jum’at Sabtu Minggu itu ramai, Senin sampai Kamis itu yang menjadi masalah,” ungkap Herwansyah di Kantor Dispar Kaltim, Samarinda, Senin (16/10/2023).

Walaupun Bandara Maratua ini sudah masuk dalam standar penerbangan dengan landasan pacu sepanjang 1.600 meter, dirinya juga mempersilahkan jika ada pihak swasta untuk melakukan penerbangan jenis amfibi.

“Ada yang mau masuk, tapi biaya uji cobanya Rp 800 juta, mahal betul,” katanya.

Dispar Kaltim juga akan terus berupaya menambah jadwal penerbangan dan juga turut meningkatkan layananan destinasi pariwisata di kaltim.

“Iya untuk penambahan kami masih rapatkan, masih hitung-hitung harga, kita berbicara subsidinya kan berani berapa. Kalau disubsidi ternyata sitenya kosong Senin sampai Kamis siapa yang mau bayar,” pungkasnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH