Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 27 Nov 2023 10:01 WITA ·

Tarian Ksatria Memanah Pukau Pengunjung Kaltim Festival Gate Of Nusantara di TMII


 Tarian Ksatria Memanah Pukau Pengunjung Kaltim Festival Gate Of Nusantara di TMII Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut memeriahkan Kaltim20 Festival 23 dengan Tema Gate Of Nusantara, dibuka oleh Pj Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik ditandai pemukulan Kendang Jimbe Gendang Rabana berlangsung di Anjungan Kaltim Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Dalam kegiatan itu, semua kabupaten/kota di Kalimantan Timur turut mengambil peran salah satunya Kutai Kartanegara dengan penampilan berbagai tarian khas daerah, juga peragaan fashion show motif batik khas melayu Kutai dengan desainer ternama Imam Pranawa, hingga promosi produk Usaha, Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kutai Kartanegara tampil perdana dalam Festival Kaltim Gate Of Nusantara, menampilkan Tarian Ksatria Memanah, sinopsis atau ringkasan alur ceritanya bermula dari kisah para ksatria yang lahir dan bertijak di tanah kerajaan. Dengan bersenjatakan panah, para ksatria tunduk pada karsa dan asa yang sama, menjadikan sosok bersahaja serta gagah berani, menjaga setiap penjuru wilayah kerajaan.

Terejawantahkan dari gerakan tarian kreasi para ksatria yang lihai dalam memanah yang dibalut dengan berbagai ragam gerak dasar dari tari Keraton Kutai. Para ksatria disenjatai oleh panah yang rela untuk berkorban. Terpatri pada sumpah setia dan mengabdi demi terciptanya kedamaian negeri kerajaan.

Biasanya tarian tersebut juga dipentaskan di Keraton Kutai Kartanegara serta dalam upacara sakral ritual Bepelas Sultan. Tarian tersebut juga menjadi bagian dari upacara adat Erau yang hingga saat ini masih dipertahankan keberadaannya.

Dari penampilan itu, para pengunjung di Anjungan Kaltim TMII memberikan upplause atau tepuk tangan  dan apresiasi atas pelestarian seni budaya yang saat ini terus dilestarikan di Tanah Kutai kartanegara.

“Kaltim Festival Gat Of Nusantara ini bagian untuk mempromosikan potensi seni budaya yang ada di Kutai Kartanegara baik di kancah nasional maupun mancanegara,” ucap Kadispar Kukar Slamet Hadiraharjo

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi atas keterlibatan Dispar Kukar dalam Kaltim Festival Gate Of Nusantara tahun 2023 di Anjungan Kaltim TMII Jakarta.

“Saya mengapresiasi atas keikutsertaan Kukar dalam memeriahkan Kaltim Festival Gate Of Nusantara di Jakarta. Tentunya semua kabupaten/kota di Kaltim dapat mempromosikan seni dan budaya yang dimiliki sebagai bagian dari kesiapan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara Nusantara (IKN),” apresiasi AKmal Malik.

Ditambahkan Akmal Malik, kegiatan tersebut juga sebagai promosi seni budaya Kalimantan Timur baik di TMII dan sejumlah Bandara Internasional dan Domestik serta kota-kota besar lainnya di Indonesia.

“Kehadiran IKN di Kaltim akan membawa dampak luas bagi masyarakat, untuk itu pemerintah provinsi Kaltim turut mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam proses pembangunan IKN di Kaltim. Saya berharap para duta besar dapat berkunjung dan melihat langsung pembangunan IKN yang saat ini terus berjalan, termasuk menyaksikan seni budaya unggulan Kaltim disetiap kabupaten/kota, dan berharap membawa warga negaranya untuk berwisata di Kalimantan Timur,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH