Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Hukum Pembongkaran Lapak UMKM di Teras Samarinda Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar, Bawa Budaya Dayak Samarinda ke Panggung Nasional DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, 59 Kelurahan Dinilai Belum Optimal Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

BERITA DAERAH · 1 Des 2023 09:00 WITA ·

Pesona Kebudayaan Dayak Menarik Perhatian Wisatawan Dari Korea Selatan


 Pesona Kebudayaan Dayak Menarik Perhatian Wisatawan Dari Korea Selatan Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Kee Jungeum, seorang wisatawan asal korea selatan, membagikan kesan dan pengalamannya yang luar biasa terhadap kebudayaan Dayak di Kalimantan Timur.

Menurutnya, keindahan baju adat Dayak sangat memukau, dan proses pembuatannya juga dianggap sangat menarik.

“Saya kemarin ke big mall, dan di UNIQLO ada kolaborasi dengan tas khas Dayak,” ujarnya.

Dirinya menceritakan eksotisme budaya Dayak kenyah saat pertama kali menyaksikannya di desa wisata Pampang. Menurutnya kebudayaan seperti Dayak tidak ditemukan di negara lain.

“Saya sudah beberapa kali melihat tarian Dayak. Ketika pertama kali saya melihat di Desa Pampang, saya langsung terpikat. Musik dan akting yang disajikan membuat para penonton dapat fokus pada pertunjukan,” tambahnya.

Meskipun belum memiliki kesempatan untuk mempelajari kebudayaan Dayak secara langsung, Jungeum menyatakan minatnya untuk melakukannya di masa depan.Ia juga mengapresiasi Indonesia karena mampu menjaga tradisi dan budayanya.

“Saya suka cara orang-orang di sini menjaga tradisi dan budaya mereka. Contohnya, baju batik sering dipakai sehari-hari oleh semua orang Indonesia. Di Korea, meskipun ada baju tradisional ‘Hanbok’, namun jarang dipakai oleh banyak orang,” katanya.

Jungeum telah mengunjungi beberapa kota di Kalimantan Timur, seperti Tenggarong, Balikpapan, dan Panrita Lopi. Ia menyatakan bahwa preferensinya lebih kepada eksplorasi alam daripada mal-mal.

“Saya senang dan berharap alam di sini tetap dijaga dari dampak manusia,” ungkapnya.

Kee Jungeum memberikan gambaran positif tentang daya tarik budaya dan alam Kalimantan Timur, mencerminkan kekayaan Indonesia dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Helmi Abdullah Dorong IWAPI Perkuat Daya Saing UMKM Perempuan di Samarinda

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Pertanyakan Dasar Hukum Pembongkaran Lapak UMKM di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar, Bawa Budaya Dayak Samarinda ke Panggung Nasional

26 Oktober 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Koperasi Merah Putih, 59 Kelurahan Dinilai Belum Optimal

26 Oktober 2026 - 16:00 WITA

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH