Menu ✖

Mode Gelap
AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional Polda Kaltim Ungkap Dugaan Kepemilikan 1 Kilogram Sabu, Warga Binaan Lapas Balikpapan Diperiksa Dibuntuti dari Berau, Pria Diduga Bawa 2,1 Kilogram Sabu Ditangkap di Kutai Timur Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

BERITA DAERAH · 30 Mei 2025 09:15 WITA ·

Terjun Dari Dermaga Pasar Pagi Sangkulirang, Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia


 Terjun Dari Dermaga Pasar Pagi Sangkulirang, Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI TIMUR – Setelah upaya pencarian selama lebih dari satu hari, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang laki-laki bernama Sukadan (37), yang sebelumnya dilaporkan terjun ke laut dari Dermaga Pasar Pagi, Desa Benua Baru Ilir, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim).

Pria 37 tahun itu, ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia, pada (29/05/2025) malam.

Berdasarkan informasi awal, kejadian ini terjadi pada Rabu (28/05/2025) pagi pukul 09.00 WITA, saat Sukadan terlihat mengendarai sepeda motornya.

Kemudian, secara tiba-tiba melompat ke laut bersama kendaraannya, dan upaya warga dilokasi kejadian untuk mencegah aksi tersebut tidak berhasil.

Koordinator Pos SAR Sangatta Aurelius Godja mengungkapkan bahwa, setelah menerima laporan dari Polsek Sangkulirang pukul 11.20 WITA, tim langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap pencarian dan penyelamatan.

“Setelah dua hari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur dan masyarakat, korban akhirnya ditemukan sekitar 400 meter dari lokasi awal kejadian” ujar Aurelius Godja.

Lebih lanjut Aurelius Godja menerangkan bahwa, pria 37 itu ditemukan Tim SAR Gabungan pada pukul 18.50 WITA dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka.

Aurelius Godja juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan potensi yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam pencarian ini,” tuturnya.

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR resmi kami tutup dan seluruh personel kembali ke satuannya masing-masing,” imbuhnya.

Aurelius Godja juga menyebut bahwa, dalam menjalan operasi itu sempat mengalami hambatan akibat sinyal komunikasi yang terbatas dan arus bawah laut yang deras.

“Meski demikian, cuaca yang berawan cukup mendukung pelaksanaan pencarian di lapangan dalam pencarian pria tersebut,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

AMSI Kaltim Dorong Kolaborasi dengan Pemkot Balikpapan, Bahas Akurasi Informasi dan Regulasi Media

9 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Kebakaran Muara Muntai, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

9 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa

7 Oktober 2026 - 17:00 WITA

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran

6 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda

6 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH