Menu

Mode Gelap
Nusantara Dorong Transformasi Digital, Gandeng Perusahaan Teknologi AS Kembangkan Smart City Kasus ISPA Melonjak, Pemkab Kukar Alihkan Pembelajaran ke Rumah Berbeda Cara Beribadah, Warga Kukar Bersatu Memohon Hujan Kemarau Panjang, Warga Kukar Bersatu dalam Doa Memohon Turunnya Hujan Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

IKN NUSANTARA · 14 Jun 2025 11:15 WITA ·

Otorita IKN Menerima Laporan Hasil Studi Urban Mobility Masterplan dan Intelligent Mobility Ecosystem


 Otorita IKN Menerima Laporan Hasil Studi Urban Mobility Masterplan dan Intelligent Mobility Ecosystem Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menerima laporan hasil studi bertajuk Urban Mobility Masterplan dan Intelligent Mobility Ecosystem oleh Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT) di Sentra Massa Plaza Seremoni pada Jumat (13/06/2025).

Laporan ini merupakan hasil kolaborasi Otorita IKN dengan KIAT dengan tujuan untuk :

– Menyusun rencana induk jangka panjang transportasi dan strategi tata guna lahan sebagai panduan untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara;

– Menyusun kerangka pelaksanaan proyek yang realistis dan layak untuk penerapan di tahap selanjutnya;

– Menyusun kerangka implementasi Intelligent Transportation System (ITS) dan skala prioritasnya, termasuk strategi quick wins, program pilot dan uji coba dan rencana penerapan di IKN.

Mewakili Kepala Otorita IKN, Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto menyampaikan pesan dari Kepala Otorita IKN terkait pentingnya perencanaan mobilitas perkotaan yang modern dan efisien. “Mobilitas merupakan aspek penting dalam ekosistem perkotaan yang dinamis, berbagai sistem transportasi terus dikembangkan untuk memenuhi permintaan mobilitas perkotaan. Ibu Kota Nusantara dipersiapkan untuk menjadi kota modern, kota cerdas, efisien, ramah lingkungan, dan people-centric untuk mewujudkan visi kota dunia untuk semua, sejalan dengan itu mobilitas perkotaan perlu dirancang sejak dini.” ungkap Bimo.

“Walaupun studi ini secara resmi telah selesai, namun kami meyakini dokumen perencanaan ini merupakan living document yang perlu terus diperbarui seiring dengan dinamika pergerakan perkotaan kedepan, oleh karenanya kolaborasi yang baik ini perlu untuk terus dilanjutkan dalam skala yang lebih luas dan dalam bentuk kolaborasi yang lebih inovatif.” pungkas Bimo.

Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyambut baik laporan hasil studi ini demi mewujudkan Nusantara yang modern di bidang mobilitas perkotaan “Pembangunan infrastruktur itu hidup dalam dua constraints, yaitu efisiensi dan keterlibatan investasi perusahaan maupun partisipasi dari masyarakat. Oleh karena itu, rencana pengembangan mobilitas perkotaan ini yang telah disusun bersama KIAT tentu menjadi sesuatu yang legit dan berkualitas baik serta mampu merangkul dua constraints ini.” ungkap Abdul Malik.

“Dengan adanya hasil studi oleh KIAT ini Insya Allah Otorita IKN mempunyai modal besar untuk merealisasikan visi misinya, studi ini akan berhasil ketika ada proyek yang sejalan dan selesai serta bermanfaat.” tambah Abdul Malik.

Wakil Duta Besar Australia Untuk Indonesia Gita Kamath berharap dengan studi ini Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia dapat terus berkolaborasi dalam pembangunan Nusantara. “Saya senang bahwa Australia dapat mendukung OIKN untuk mewujudkan tujuan ini dalam mengembangkan masterplan untuk mobilitas perkotaan dan transportasi cerdas. Pemerintah Indonesia dalam hal ini OIKN dan Pemerintah Australia melalui KIAT telah bekerja sama secara kolaboratif dengan sangat baik dalam menyiapkan masterplan ini. Saya berharap rencana mobilitas dan rencana sistem transportasi cerdas ini akan membangun Nusantara sebagai kota cerdas yang berkelanjutan serta mendorong investasi dari sektor swasta.” ungkap Gita Kamath.

“Australia berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia termasuk dalam bidang infrastruktur, mendukung pembangunan ekonomi, dan mendorong  investasi. Kegiatan hari ini merupakan batu loncatan untuk memperdalam kerja sama tersebut.” tutup Gita Kamath.

Studi ini sejalan dan diharapkan dapat mewujudkan salah satu target pembangunan Otorita IKN dimana pada tahun 2045 ditargetkan 80% kendaraan merupakan transportasi publik, mobilisasi publik menuju fasilitas penting dan hub transportasi publik hanya 10 menit, tersedianya transit ekspres dari KIPP menuju bandara strategis, serta terwujudnya emisi nol di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Deputi Perencanaan dan Pertanahan Mia Amalia; Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Myrna Asnawati Safitri; Direktur Sarana Prasarana Dasar Agus Ahyar; Direktur Perencanaan Mikro Mirwansyah Prawiranegara; dan Direktur Data dan Kecerdasan Buatan Adhiguna Mahendra.

Turut pula hadir dalam kegiatan ini Direktur Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Bappenas Dail Umamil Asri dan Direktur Kemitraan dan Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Bappenas Taufik Hidayat Putra.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)
Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Nusantara Dorong Transformasi Digital, Gandeng Perusahaan Teknologi AS Kembangkan Smart City

2 September 2026 - 13:00 WITA

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

20 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, Semangat Kebersamaan Jadi Pesan Utama

17 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Pengibaran Merah Putih di Nusantara, OIKN Tegaskan Pembangunan IKN Inklusif

17 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA