Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 14 Okt 2025 10:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Kolaborasi untuk Tingkatkan Kualitas PAUD Holistik dan Integratif


 Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara, Pujianto, saat memberikan keterangan persnya kepada sejumlah awak media. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat pelaksanaan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik dan Integratif (PAUD HI) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak.

Program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan anak, hingga administrasi kependudukan. Tujuannya adalah memastikan seluruh hak, kebutuhan, dan kesejahteraan anak dapat terpenuhi secara menyeluruh.

Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa pendekatan holistik dan integratif menjadi kunci agar anak usia dini tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga dalam aspek kesehatan, keamanan, dan perlindungan sosial.

“Kita libatkan banyak unsur. Ada Dinas P3A terkait perlindungan anak, Dukcapil untuk data kependudukan, Dinas Kesehatan dengan program gizi dan layanan kesehatan, hingga Dinas Perhubungan yang mendukung akses sumber belajar. Semua bergerak bersama untuk memenuhi hak anak,” ungkapnya, Senin (13/10/2025).

Menurut Pujianto, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap kualitas layanan PAUD di Kukar. Dengan sinergi yang kuat, anak-anak diharapkan bisa tumbuh lebih sehat, terlindungi, dan mendapatkan pendidikan yang bermutu sejak usia dini.

Selain fokus pada pengembangan layanan, Disdikbud Kukar juga mendorong peningkatan angka partisipasi sekolah (APS), khususnya bagi anak usia 5–6 tahun.

“Sekarang angka partisipasi sekolah kita masih sekitar 63 persen. Harapannya tahun depan bisa naik menjadi 70 hingga 80 persen,” ujarnya.

Pujianto menambahkan, pihaknya juga mengampanyekan pentingnya satu tahun PAUD sebelum memasuki jenjang SD sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun. Langkah ini dianggap penting agar kesiapan anak dalam aspek kognitif dan sosial lebih matang.

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar memahami pentingnya PAUD. Minimal anak mengikuti satu tahun PAUD sebelum masuk SD, karena itu berpengaruh besar terhadap kesiapan belajar mereka,” tegasnya.

Disdikbud Kukar menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kolaborasi antarinstansi dalam mendukung terciptanya generasi emas Kukar yang sehat, cerdas, dan berkarakter. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH