Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 30 Okt 2025 16:15 WITA ·

Hari Kelima Pencarian KM Mina Maritim 148, Nelayan Temukan Satu Korban di Perairan Talisayan


 Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban kapal yang tenggelam di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Perbesar

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jasad korban kapal yang tenggelam di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

KUTAIPANRITA.ID, BERAU – Operasi pencarian terhadap kapal KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di Perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan memasuki hari kelima, Kamis (30/10/2025).

Pada hari keempat operasi, Rabu (29/10/2025) pukul 19.40 Wita, Posko SAR menerima laporan dari seorang nelayan yang menemukan satu korban laki-laki sekitar setengah mil laut dari lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Kaharuddin (69) dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Posko Dermaga Talisayan sebelum dibawa ke RS Pratama Talisayan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Memasuki hari kelima operasi, Kamis (30/10/2025), Tim SAR Gabungan melaksanakan briefing pada pukul 07.00 Wita, kemudian melanjutkan penyisiran di area seluas 3.660 nautical mile persegi yang terbagi dalam empat sektor utama.

Sektor Pertama, personel Basarnas Special Group (BSG) difokuskan melakukan penyelaman di titik lokasi kapal tenggelam.

Sektor Kedua, melibatkan sepuluh unit kapal nelayan yang melakukan pencarian di sekitar perairan Talisayan.

Sektor Ketiga dan Keempat, dilakukan oleh Speed Boat Ditpolairud Polda Kaltim serta Pos AL Teluk Sulaiman, dengan perluasan area pencarian hingga ke wilayah perairan bagian selatan Berau.

Dalam penyelaman di lokasi bangkai kapal, tim penyelam Basarnas Special Group berhasil menemukan bagian kapal serta satu korban yang tampak masih terjerat jaring kapal. Namun, proses evakuasi belum dapat dilakukan karena keterbatasan oksigen serta risiko tinggi akibat jaring yang melilit tubuh korban. Tim kemudian memutuskan naik ke permukaan untuk mengisi ulang tabung oksigen dan melaporkan hasil temuan kepada Posko SAR guna perencanaan evakuasi lanjutan.

Operasi pencarian ini melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Direktorat Operasi Basarnas, Basarnas Special Group, Basarnas Balikpapan, TNI AL, Ditpolairud Polda Kaltim, BPBD Berau, PMI, Pemerintah Daerah, serta nelayan setempat.

Meskipun kondisi cuaca di lokasi berawan dengan angin timur berkecepatan sekitar 7 knot, arus mencapai 0,8 knot, serta gelombang cukup tinggi di beberapa titik, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan penyelaman berikutnya dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan dan berkoordinasi dengan Posko utama terkait proses pengangkatan korban.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
@2025
Artikel ini telah dibaca 94 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH