Menu ✖

Mode Gelap
Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan Kardinal Ignatius Suharyo Kunjungi Gereja di IKN, Dipersiapkan Jadi Basilika Pertama di Indonesia Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

BERITA DAERAH · 4 Des 2025 14:26 WITA ·

DPRD Kaltim Minta Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat untuk Tekan Stunting


 Agusriansyah Ridwan menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur Perbesar

Agusriansyah Ridwan menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Kalimantan Timur

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Upaya penurunan stunting di Kalimantan Timur dinilai membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang lebih kuat. DPRD Kaltim menyampaikan bahwa penyelesaian masalah tersebut tidak dapat bertumpu hanya pada intervensi kesehatan, tetapi harus didukung aspek pendidikan, sosial, dan pemberdayaan keluarga.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menekankan perlunya strategi terpadu yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan menekan angka stunting hanya dapat dicapai melalui kerja bersama yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Agusriansyah mengatakan bahwa stagnasi penurunan prevalensi di Kaltim perlu dijadikan “alarm” bagi pemerintah daerah. Selain berdampak pada kesehatan anak, indikator ini juga menentukan bagaimana pemerintah pusat menilai efektivitas pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa kabupaten/kota harus memastikan program berjalan tepat sasaran, terutama pada keluarga miskin dan wilayah yang masih mengalami hambatan akses layanan kesehatan ibu dan anak.

DPRD Kaltim mendorong agar program intervensi gizi spesifik diperluas, termasuk edukasi pola asuh, pendampingan ibu hamil, serta pemeriksaan berkala bagi balita. Sinergi antara dinas kesehatan, dinas pendidikan, serta instansi sosial juga dianggap sebagai kunci keberhasilan.

“Daerah harus lebih aktif dan konsisten dalam memperluas intervensi, bukan hanya menjalankan program, tapi memastikan langkahnya efektif,” tegasnya.

 

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba

17 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi

17 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH