Menu

Mode Gelap
Rayakan Kemerdekaan, PWI Kukar Gelar Lomba untuk Perkuat Kebersamaan 52 Paskibra IKN Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Tugas Pengibaran Merah Putih HUT ke-81 RI di Nusantara Semakin Meriah, Otorita IKN Siapkan Karnaval hingga Night Run Razia Miras di Tabang, Polisi Sita Ratusan Botol dari 10 Tempat Usaha Porsentara 2026 Berakhir, 138 Kontingen Semarakkan Olahraga dan Seni di Nusantara

BERITA DAERAH · 8 Des 2025 16:38 WITA ·

Pengerjaan Median Jalan Dinilai Asal-asalan, DPRD Kaltim Minta Pemkot Tegas Mengawasi


 Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun Perbesar

Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Kualitas pengerjaan median jalan di sejumlah ruas utama di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan. Beberapa titik terlihat dikerjakan tanpa kesiapan material yang memadai, sehingga meninggalkan kondisi yang tidak rapi dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Salah satu titik yang paling mencolok berada di sepanjang Jalan Pahlawan. Median lama sudah dibongkar lebih dahulu, namun material baru belum tersedia di lokasi. Permukaan jalan yang terbuka menyebabkan tanah mudah tergerus air ketika hujan turun, bahkan memicu potensi genangan.

Kondisi ini mendapat perhatian dari Anggota DPRD Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. Ia menilai pola pengerjaan yang dilakukan kontraktor justru menunjukkan lemahnya perencanaan.

Kalau bisa yang disiapkan lebih dulu itu materialnya kemudian median jalan dibongkar, ujarnya.

Afif menekankan bahwa prinsip dasar pekerjaan lapangan adalah kesiapan material. Jika urutannya terbalik, potensi gangguan terhadap keselamatan pengguna jalan justru semakin besar. Pemerintah daerah pun diminta bertindak cepat untuk menilai ulang kualitas kontraktor yang menangani proyek tersebut.

Lebih lanjut, DPRD Kaltim meminta Pemkot Samarinda memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar teknis dan memperketat pengawasan sejak awal.

“Dengan harapan potensi banjir tidak meningkat dan tanah-tanahnya bisa hilang saat hujan,” lanjut Afif.

Menurut catatan DPRD, proyek median di beberapa ruas kota menggunakan anggaran mencapai sekitar Rp 5 miliar. Legislator menilai nilai tersebut seharusnya berbanding lurus dengan kualitas pelaksanaan, bukan justru memperlihatkan pekerjaan yang terburu-buru.

Dewan mendesak agar pemerintah menertibkan pola kerja kontraktor dan memastikan seluruh proses mengikuti standar keselamatan konstruksi demi kenyamanan masyarakat.

ADV DPRD Kaltim
Pewarta : Axel
Editor : Fairuzzabady
@2025

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rayakan Kemerdekaan, PWI Kukar Gelar Lomba untuk Perkuat Kebersamaan

15 Agustus 2026 - 13:00 WITA

Razia Miras di Tabang, Polisi Sita Ratusan Botol dari 10 Tempat Usaha

14 Agustus 2026 - 14:00 WITA

PHM Hadirkan Layanan Mata Gratis, Ratusan Siswa di Delta Mahakam Jalani Pemeriksaan

14 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Rayakan HUT RI, Wartawan Kukar Adu Strategi di Meja Domino dan Biliar

14 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Polda Kaltim Ungkap 138 Kasus 3C, 148 Pelaku Diamankan

13 Agustus 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Lampu Mati dan Parkir Sembarangan di Ruang Publik

13 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH