Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 11:00 WITA ·

Jelang Idul Fitri, Kapolresta Samarinda Soroti Situasi Global Saat Apel Operasi Ketupat


 Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026).

Dalam amanatnya, Hendri Umar menyoroti dinamika situasi global yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Ia mencontohkan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada ketidakpastian ekonomi dunia.

“Situasi global saat ini perlu menjadi perhatian bersama karena bisa berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan nasional, termasuk di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, eskalasi konflik di kawasan tersebut dapat memicu gejolak harga minyak dunia yang berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi, seperti melemahnya nilai tukar rupiah, kenaikan harga komoditas, hingga penurunan daya beli masyarakat.

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah terus mengambil langkah strategis melalui jalur diplomasi internasional serta menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, termasuk memastikan ketersediaan energi tetap aman.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli kebutuhan energi sesuai kebutuhan, serta tidak melakukan panic buying,” kata Hendri.

Ia juga mengingatkan bahwa menjelang Idul Fitri mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026 diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang.

“Walaupun angkanya diprediksi sedikit menurun dari tahun sebelumnya, kita tetap harus mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di lapangan,” tambahnya.

Melalui Operasi Ketupat 2026, jajaran kepolisian bersama instansi terkait diharapkan mampu memastikan seluruh rangkaian kegiatan Idul Fitri, mulai dari arus mudik hingga arus balik, dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH