Menu

Mode Gelap
UMKM Nusantara Naik Kelas, Otorita IKN Bekali Pelaku Usaha Kelola Keuangan hingga Akses Modal Dari Papan Tulis ke Gedung DPRD, Jejak Pengabdian Ismail Latisi untuk Samarinda DPRD Samarinda Tekankan Transparansi SPMB, Minta Perencanaan Pendidikan Berbasis Data DPRD Samarinda: Eliminasi TBC 2030 Bergantung pada Kesadaran Masyarakat dan Pola Hidup Sehat DPRD Samarinda Soroti Bahaya Lubang Bekas Tambang, Minta Perusahaan Perketat Pengamanan

BERITA DAERAH · 25 Apr 2026 18:00 WITA ·

Musancab PDIP Kukar Jadi Ajang Konsolidasi Besar, Perkuat Soliditas dan Siapkan Mesin Politik 2029


 Pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Sabtu (25/4/2026), berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum penting konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo. Perbesar

Pembukaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Sabtu (25/4/2026), berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum penting konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput. Foto: Akmal Hafidz Krisnowo.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Kutai Kartanegara yang digelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Sabtu (25/4/2026), berlangsung penuh semangat dan menjadi momentum penting konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga dimaknai sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi partai sekaligus mempersiapkan kekuatan menghadapi agenda politik 2029. Kehadiran perwakilan dari 20 kecamatan se-Kukar menunjukkan kesiapan struktur partai secara menyeluruh dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Suasana Musancab dikemas lebih dinamis dengan berbagai penampilan hiburan seperti seni, musik, hingga peragaan busana. Hal ini menciptakan atmosfer yang lebih cair sekaligus membangun energi positif di tengah forum konsolidasi.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas kader sebagai kunci utama kekuatan partai.

“Ada instruksi khusus kepada kader-kader agar tetap solid, merapatkan barisan, dan menyamakan langkah. Semangat yang dibangun adalah sama rasa dan sama asa. Ketika ada yang mengalami kesulitan harus dirasakan bersama, begitu juga saat ada kebahagiaan. Satu bergerak, semua bergerak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa arah konsolidasi partai berjalan pada dua fokus utama, yakni penguatan elektoral dan kerja-kerja kerakyatan.

“Pertama, konsolidasi elektoral menuju 2029, mulai dari penguatan organisasi, strategi pemenangan, persiapan caleg hingga kesiapan saksi. Kedua, konsolidasi kerja-kerja kerakyatan yang menjadi ruh perjuangan PDI Perjuangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ananda mengingatkan kader agar tetap peka terhadap kondisi masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang turut berdampak di daerah.

“Di tengah dampak ekonomi global yang dirasakan hingga ke daerah, termasuk penurunan APBD Kukar, kader PDI Perjuangan harus berani bersuara dan menghadirkan program-program yang tepat sasaran bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, Rendi Solihin, menyebut Musancab kali ini menjadi momentum penting dalam melakukan penyegaran struktur organisasi di tingkat kecamatan.

“Ini pertama kali dalam sejarah dilakukan penyegaran kepengurusan secara menyeluruh. Tujuannya untuk merefresh struktur PAC di 20 kecamatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, proses tersebut tetap menjaga keseimbangan antara pengalaman dan regenerasi kader.

“Ada kepengurusan yang masih dipertahankan, namun ada juga yang diganti. Sejumlah kader dari PAC juga naik ke DPC, dan posisi diisi oleh kader baru yang mayoritas merupakan anak muda dari berbagai kecamatan,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran kader muda membawa semangat baru dan diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang lebih adaptif serta menjangkau lebih luas lapisan masyarakat.

Rendi juga mendorong agar partai semakin terbuka dan inklusif, dengan menjadikan kantor DPC sebagai ruang bersama yang bisa dimanfaatkan berbagai kalangan, khususnya generasi muda sebagai pemilih potensial.

Ia menegaskan, penguatan kerja di tingkat akar rumput tetap menjadi fokus utama partai. Seluruh kader diminta aktif turun langsung ke masyarakat, membangun komunikasi, serta memahami persoalan secara nyata.

“Fokus utama bukan pada rivalitas politik, tetapi memperkuat basis akar rumput. Turun langsung ke masyarakat menjadi kunci, dengan menyapa dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang ada,” pungkasnya.

 

Pewarta : Akmal Hafidz Krisnowo
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dari Papan Tulis ke Gedung DPRD, Jejak Pengabdian Ismail Latisi untuk Samarinda

10 Juni 2026 - 17:30 WITA

DPRD Samarinda Tekankan Transparansi SPMB, Minta Perencanaan Pendidikan Berbasis Data

10 Juni 2026 - 16:30 WITA

DPRD Samarinda: Eliminasi TBC 2030 Bergantung pada Kesadaran Masyarakat dan Pola Hidup Sehat

10 Juni 2026 - 15:30 WITA

DPRD Samarinda Soroti Bahaya Lubang Bekas Tambang, Minta Perusahaan Perketat Pengamanan

10 Juni 2026 - 14:30 WITA

Sri Puji Astuti Ingatkan Masyarakat Waspadai Pengaruh Konten Media Sosial terhadap Generasi Muda

10 Juni 2026 - 13:30 WITA

Sains Jadi Harapan Terakhir Badak Pari, BKSDA Pastikan Habitat Aslinya Tetap Dilindungi

10 Juni 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH