Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

BERITA DAERAH · 27 Apr 2026 15:00 WITA ·

DPRD Samarinda Sorot Proyek TPA, Dinilai Belum Optimal Meski Anggaran Besar


 Ketua Pansus, Achmad Sukamto, memberikan keterangan usai evaluasi proyek TPA di Samarinda yang dinilai belum optimal meski telah dinyatakan selesai secara administratif. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Pansus, Achmad Sukamto, memberikan keterangan usai evaluasi proyek TPA di Samarinda yang dinilai belum optimal meski telah dinyatakan selesai secara administratif. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Tahun Anggaran 2025 melakukan evaluasi terhadap sejumlah proyek strategis, salah satunya pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebagai bagian penting sistem pengelolaan sampah kota, Senin (27/4/2026).

Dalam kunjungan lapangan yang dipimpin Ketua Pansus, Achmad Sukamto, bersama anggota dewan dan didampingi Dinas PUPR, ditemukan sejumlah catatan terkait kondisi fisik proyek. Meski secara administratif dinyatakan selesai, Pansus menilai kualitas dan fungsi fasilitas belum sepenuhnya optimal.

Salah satu sorotan utama adalah desain area pembuangan yang dinilai belum cukup memadai untuk mengantisipasi risiko jangka panjang, termasuk potensi pergeseran tanah. Selain itu, pengurangan jumlah pipa gas dari rencana awal juga dinilai dapat memengaruhi kinerja sistem pengelolaan gas.

“Fungsi pengelolaan gas ini tidak bisa dianggap sepele. Jika infrastrukturnya dikurangi, tentu akan berdampak pada kinerja keseluruhan,” ujar Achmad.

Pansus juga mencatat masih adanya rekomendasi tahun sebelumnya yang belum direalisasikan, seperti peningkatan akses jalan menuju kawasan TPA yang dinilai penting untuk menunjang operasional.

Dari sisi kerja sama pengelolaan, DPRD menilai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih belum maksimal. Karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap skema perjanjian agar lebih menguntungkan daerah.

Selain TPA, proyek kolam retensi yang turut ditinjau juga menjadi perhatian. Meski telah mengalami penambahan anggaran, fasilitas tersebut dinilai belum terintegrasi secara optimal.

Terkait rencana pengolahan sampah menjadi energi, DPRD menyatakan dukungan, namun mengingatkan agar perencanaan dilakukan secara matang dan terukur.

“Jangan sampai program besar ini tidak sejalan dengan hasil yang dicapai. Semua harus terukur dan tepat sasaran,” tegasnya.

Hasil evaluasi ini akan menjadi rekomendasi DPRD Kota Samarinda dalam penilaian LKPJ Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025, sekaligus menjadi bahan perbaikan kebijakan ke depan.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 108 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH