Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BERITA DAERAH · 28 Apr 2026 17:00 WITA ·

DPRD Samarinda Evaluasi Kampung KB, Anggaran Jadi Kunci Keberhasilan


 Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie bersama anggota dan Kepala DPPKB Samarinda berfoto usai rapat hearing, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie bersama anggota dan Kepala DPPKB Samarinda berfoto usai rapat hearing, Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Komisi IV DPRD Kota Samarinda menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) untuk mengevaluasi pelaksanaan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), Selasa (28/4/2026), di Ruang Rapat Gabungan DPRD Samarinda.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV bersama anggota dan tenaga pakar, serta dihadiri Kepala DPPKB Samarinda beserta jajaran yang memaparkan kondisi program di lapangan.

Dalam pembahasan tersebut, Komisi IV menekankan pentingnya dukungan anggaran agar program Kampung KB berjalan optimal. Salah satu anggota Komisi IV menyebut, berbagai kegiatan seperti edukasi keluarga berencana dan peningkatan kesehatan ibu dan anak membutuhkan pendanaan yang memadai.

“Tanpa dukungan anggaran, program tidak akan berjalan maksimal,” ujarnya singkat.

DPRD juga menyoroti pelaksanaan program pada 2023 yang dinilai belum optimal. Dari sejumlah lokasi, hanya sebagian yang berjalan sesuai tujuan, sementara lainnya cenderung bersifat seremonial dan minim dampak.

Kondisi itu dinilai berpengaruh terhadap penyesuaian anggaran di tahun berikutnya. Namun, DPRD menegaskan evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh tanpa menghambat program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Saat ini, Komisi IV mendorong agar alokasi anggaran program keluarga berencana kembali diperkuat. Selain itu, DPPKB diminta melakukan pembenahan perencanaan dan pelaksanaan agar lebih efektif dan tepat sasaran.

“Program ini penting untuk jangka panjang, terutama dalam menjaga kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

DPRD menilai pengendalian penduduk merupakan bagian strategis dalam mendukung pembangunan dan stabilitas sosial di Kota Samarinda.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

18 Juni 2026 - 14:00 WITA

ALFI Kaltim Dorong Penataan Pergudangan Teuku Umar Cegah Kecelakaan Truk Gandeng

18 Juni 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar

18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Uji Publik Raperda Pemakaman Umum, DPRD Samarinda Dorong Partisipasi Masyarakat

18 Juni 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Percepatan Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Kebutuhan Pemakaman Kian Mendesak

17 Juni 2026 - 19:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH