Menu

Mode Gelap
Korban Kebakaran di Kukar Terima Bantuan Beras, Pemkab Pastikan Stok Cadangan Pangan Aman Jelang Pensiun, 250 ASN Kukar Dibekali Pemahaman Taspen dan Persiapan Masa Purna Tugas Kasus HIV Tembus 4.000, DPRD Samarinda Dorong Edukasi hingga Tingkat RT DPRD Samarinda Usulkan Aset Mangkrak Jadi Kantong Parkir Folder Air Hitam DPRD Samarinda Desak Pemkot Perketat Disiplin ASN Demi Tingkatkan Pelayanan Publik

BERITA DAERAH · 29 Apr 2026 15:30 WITA ·

DPRD Samarinda Dukung Kerja Fleksibel ASN, Dinilai Efektif Hemat Energi


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, memberikan keterangan terkait dukungan terhadap penerapan kerja fleksibel ASN melalui skema WFO dan WFA untuk efisiensi energi. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA — Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mendukung penerapan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong efisiensi energi di lingkungan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi awak media di Samarinda, Rabu (29/4/2026). Ia menjelaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan mengoptimalkan penggunaan energi sekaligus menyesuaikan budaya kerja modern. “Ini bagian dari kebijakan nasional,” ujarnya.

Menurutnya, sistem kerja fleksibel mampu menekan mobilitas pegawai serta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak di kantor, sehingga berdampak pada penghematan energi, baik dari sisi listrik maupun transportasi. “ASN tetap bekerja, tapi lebih efisien,” jelasnya.

Ia juga menyebut adanya pengaturan khusus dalam penerapan kebijakan tersebut, seperti pembatasan aktivitas ASN pada hari tertentu agar fokus bekerja dari rumah.

Meski demikian, ia memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh penerapan sistem kerja fleksibel tersebut. “Pelayanan tetap berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sejumlah daerah lain telah lebih dulu menerapkan pola serupa, sehingga Samarinda hanya menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku secara nasional.

Dengan penerapan WFO dan WFA secara seimbang, diharapkan produktivitas ASN tetap terjaga, sekaligus mendukung upaya penghematan energi yang tengah digalakkan pemerintah.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Korban Kebakaran di Kukar Terima Bantuan Beras, Pemkab Pastikan Stok Cadangan Pangan Aman

30 Juli 2026 - 12:00 WITA

Jelang Pensiun, 250 ASN Kukar Dibekali Pemahaman Taspen dan Persiapan Masa Purna Tugas

30 Juli 2026 - 11:00 WITA

Kasus HIV Tembus 4.000, DPRD Samarinda Dorong Edukasi hingga Tingkat RT

29 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Aset Mangkrak Jadi Kantong Parkir Folder Air Hitam

29 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Pemkot Perketat Disiplin ASN Demi Tingkatkan Pelayanan Publik

29 Juli 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Minta Pasar Sungai Dama Lama Tak Dibiarkan Mangkrak

29 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH