Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

IKN NUSANTARA · 21 Mei 2026 19:00 WITA ·

Otorita IKN Tekankan Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Emas Indonesia


 Suasana kegiatan peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Otorita IKN menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan Indonesia. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Suasana kegiatan peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Otorita IKN menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan Indonesia. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran sangat penting sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas generasi masa depan. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) yang digelar di Multifunction Hall, Kantor Bersama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara, Kamis (21/05/2026).

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru taman kanak-kanak atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam mendidik anak-anak sejak usia dini.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini bukan sekadar tahap awal pembelajaran, tetapi menjadi dasar utama dalam membangun karakter, moral, dan kecerdasan anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Anak usia dini adalah fondasi dasar pembentukan karakter bangsa. Oleh sebab itu, pendidikan usia dini memiliki peranan yang sangat penting,” ujar Alimuddin.

Ia menambahkan, guru TK memiliki tanggung jawab strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta akhlak yang baik. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya pendidik PAUD dan TK harus terus diperkuat melalui peningkatan kompetensi, pelatihan, hingga dukungan pendidikan lanjutan.

“Kami berharap seluruh guru TK terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan profesionalisme dalam mendidik generasi penerus bangsa. Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi membangun pendidikan anak usia dini yang sehat, aman, menyenangkan, dan berpusat pada kebutuhan anak,” katanya.

Alimuddin juga menilai pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sejak usia dini. Menurutnya, keberadaan Nusantara harus mampu menjadi contoh pembangunan kota masa depan yang memperhatikan kualitas pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Sementara itu, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Penajam Paser Utara, Maya Murtiasih, mengatakan bahwa selama 76 tahun IGTKI-PGRI telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan nasional, khususnya dalam memperkuat layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas.

Menurut Maya, guru taman kanak-kanak merupakan peletak dasar pembentukan karakter, nilai moral, kemandirian, kreativitas, dan kemampuan dasar anak sebelum memasuki jenjang pendidikan berikutnya.

“Pendidikan TK bukan sekadar tahap awal, tetapi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan pendidikan selanjutnya,” ujarnya.

Pada peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 tahun ini, organisasi mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun.” Tema tersebut dinilai menjadi pengingat penting bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan para guru.

Maya menegaskan, guru yang sejahtera akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik anak-anak. Oleh sebab itu, perhatian terhadap kesejahteraan, perlindungan, dan peningkatan kapasitas guru TK perlu terus diperkuat.

Peringatan HUT IGTKI-PGRI ke-76 ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat semangat pengabdian, profesionalisme, dan kebersamaan para pendidik dalam memajukan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, Otorita IKN bersama para tenaga pendidik berkomitmen mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar

16 Juli 2026 - 11:00 WITA

Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN

11 Juli 2026 - 14:00 WITA

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan

10 Juli 2026 - 16:00 WITA

Hari Doa Nasional 2026 Ukir Sejarah di IKN, Ratusan Umat Kristiani Doakan Bangsa

6 Juli 2026 - 09:00 WITA

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA