Menu

Mode Gelap
Motor Dicuri Dini Hari, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Tenggarong Terungkap! Kurir Tembakau Sintetis Diamankan Polsek Samboja, Pesanan Disebut untuk Samarinda-Balikpapan Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027 Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

BERITA DAERAH · 15 Jul 2026 13:00 WITA ·

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri


 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kutai Kartanegara, Dendi Irwan Fahriza, menegaskan pemerintah akan merespons tingginya jumlah lulusan baru dengan memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri. Perbesar

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kutai Kartanegara, Dendi Irwan Fahriza, menegaskan pemerintah akan merespons tingginya jumlah lulusan baru dengan memperkuat program pelatihan berbasis kompetensi sesuai kebutuhan industri.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadikan hasil evaluasi Job Fair 2026 sebagai dasar penyusunan program peningkatan kualitas tenaga kerja pada 2027. Evaluasi dilakukan setelah mayoritas pencari kerja yang mengikuti bursa kerja tersebut masih didominasi lulusan baru (fresh graduate) yang belum memiliki pengalaman maupun kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar, Dendi Irwan Fahriza, mengatakan kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus segera direspons melalui program pelatihan berbasis kompetensi.

“Sebagian besar pelamar masih merupakan lulusan baru,” kata Dendi, Rabu (15/7/2026).

Pada Job Fair 2026, sekitar 370 lowongan kerja disediakan oleh berbagai perusahaan. Dari jumlah itu, sebanyak 196 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi. Lowongan di sektor pertambangan menjadi yang paling diminati, disusul sektor perkebunan dan pembiayaan.

Distransnaker juga mencatat sekitar 2.200 kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terjadi di Kukar hingga Juni 2026. Meski demikian, pemerintah optimistis relaksasi peninjauan kembali Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dari pemerintah pusat dapat mendorong aktivitas industri dan membuka kembali kebutuhan tenaga kerja.

Sebagai tindak lanjut, Distransnaker akan memprioritaskan pelatihan operator alat berat, mekanik alat berat, dan welder pada 2027. Selain itu, pelatihan konten kreator, desain grafis, dan penjamah makanan juga disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar kerja serta mendukung program strategis nasional.

“Target kami tenaga kerja lokal lebih siap bersaing,” ujar Dendi.

Melalui program tersebut, Pemkab Kukar berharap kompetensi tenaga kerja terus meningkat sehingga peluang masyarakat memperoleh pekerjaan semakin besar, sekaligus membantu menekan angka pengangguran di daerah.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027

11 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

11 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Jelang Dibuka, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Teras Samarinda II Diperiksa Total

11 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bankeu Kaltim 2027 Terancam Dihapus, DPRD Minta Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Fiskal

10 Agustus 2026 - 18:00 WITA

HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana, DPRD Pilih Perkuat Kegiatan Sosial

10 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH