Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 12 Mar 2026 13:00 WITA ·

Damkar Samarinda Imbau Warga Cek Listrik dan Kompor Sebelum Mudik


 Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, memberikan keterangan kepada awak media terkait imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat mudik Lebaran, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat” 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda, Hendra, memberikan keterangan kepada awak media terkait imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah saat mudik Lebaran, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat” 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah di Samarinda, Kamis (12/3/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati meninggalkan rumah saat mudik Lebaran. Peringatan ini disampaikan Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra, usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026).

Hendra mengatakan, rumah kosong saat mudik kerap menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko kebakaran. Karena itu, warga diminta memastikan seluruh peralatan yang berpotensi memicu kebakaran sudah dalam kondisi aman.

“Pastikan kompor sudah dimatikan dan tidak ada peralatan listrik yang masih terhubung sebelum meninggalkan rumah,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya juga memasang papan pengingat di sejumlah titik di Kota Samarinda. Imbauan tersebut ditujukan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang sering dipicu korsleting listrik.

Menurut Hendra, lebih dari separuh kasus kebakaran yang terjadi selama ini disebabkan oleh arus pendek listrik, disusul kelalaian saat menggunakan kompor.

“Hal-hal kecil seperti mencabut colokan listrik atau memastikan kompor tidak menyala sangat penting untuk mencegah kebakaran,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat dapat lebih disiplin dalam memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian agar mudik dapat berlangsung aman dan tenang tanpa kekhawatiran terhadap risiko kebakaran.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 59 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH