Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 23 Jun 2025 07:15 WITA ·

Dari Rimpang ke Peradaban: IKN Jadikan Jamu Aset Strategis Nusantara Baru


 Dari Rimpang ke Peradaban: IKN Jadikan Jamu Aset Strategis Nusantara Baru Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian dan pengembangan jamu sebagai bagian dari kearifan lokal dan potensi kesehatan nasional. Hal ini disampaikan dalam kegiatan Minum Jamu Bersama yang digelar pada Minggu (22/06/2025) di kawasan Kemenko 3, Nusantara, dalam rangka memperingati Hari Jamu Nasional.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dewan Jamu Indonesia bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, mengusung tema “Kebangkitan Nasional Indonesia Melalui Mahakarya Warisan Budaya Nusantara Jamu (Djampi Oesodo)”.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa jamu adalah bagian penting dari kearifan lokal yang hidup dan berkembang di seluruh wilayah nusantara.

“Jamu adalah warisan budaya yang tidak hanya milik Jawa atau Kalimantan, tapi seluruh nusantara. Kegiatan hari ini merupakan bentuk nyata pelestarian kearifan lokal, dan Otorita IKN mendukung penuh upaya pengembangan jamu, termasuk dengan menyiapkan lahan untuk budidaya tanaman herbal di wilayah IKN.” jelas Basuki.

Sebagai bagian dari rencana pembangunan berkelanjutan, Otorita IKN memasukkan pengembangan jamu dan tanaman obat dalam program pelestarian biodiversitas serta pemanfaatan lahan hijau di IKN.

Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin menegaskan bahwa jamu adalah salah satu bentuk kearifan lokal yang akan terus ditumbuhkembangkan di IKN.

“Salah satu tujuan pembangunan IKN adalah untuk mengembangkan kearifan lokal salah satunya jamu. Dengan kolaborasi bersama perguruan tinggi seperti Universitas Mulawarman, kami telah memulai penanaman tanaman endemik Kalimantan untuk kebutuhan jamu dan berharap masyarakat asli maupun lokal diharapkan mampu mengimplementasikan peninggalan leluhur, seperti obat-obatan tradisional suku Paser, Kutai, maupun Dayak. Tentu dibutuhkan pelestarian tanaman-tanaman yang akan dijadikan obat tradisional, misalkan seperti di Tiongkok. Ini bisa menjadi pilot project pengembangan obat tradisional dari IKN.” ujar Alimuddin.

Rektor Universitas Mulawarman Abdunnur juga menyambut baik sinergi lintas sektor dalam pengembangan jamu di IKN.

“Alhamdulillah kita kolaborasi bersama akademisi perguruan tinggi, Otorita IKN, dinas kesehatan, dan khususnya Dewan Jamu Indonesia. Kita bersama-sama berkomitmen untuk mengembangkan kearifan lokal dalam rangka menguatkan bahan-bahan herbal tanaman asli Indonesia. Alhamdulillah dari Otorita IKN menyiapkan lahan untuk pengembangan penanaman endemik untuk jenis-jenis tanaman herbal Indonesia, khususnya yang tumbuh di Kalimantan Timur.” pungkas Abdunnur.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA