Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 29 Nov 2023 10:30 WITA ·

Dinas Pariwisata Kaltim Ungkap Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Daya Tarik Ekowisata Mangrove


 Dinas Pariwisata Kaltim Ungkap Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Daya Tarik Ekowisata Mangrove Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Dalam upaya untuk memperkaya pengalaman wisatawan dan mengoptimalkan potensi ekowisata di Kalimantan Timur, Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) memaparkan dua strategi pemasaran terbaru yang fokus pada atraksi hutan mangrove, yaitu melibatkan atraksi hidup dan mati. Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Dispar Kaltim, Restiawan Baihaqi, memberikan wawasan lebih dalam tentang konsep inovatif ini.

“Kami menyesuaikan kebutuhan dan preferensi wisatawan, atraksi bisa hidup atau mati,” ungkap Restiawan Baihaqi,

Strategi adaptabilitas dalam menghadapi variasi minat dan ekspektasi wisatawan diharapkan dapat memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk menarik perhatian beragam kelompok pengunjung. Lebih lanjut, Restiawan Baihaqi menyoroti bahwa atraksi hidup pada hutan mangrove umumnya fokus pada keindahan alamnya. Namun, untuk memberikan dimensi yang lebih kaya dan informatif, konsep atraksi mati dihadirkan dengan penambahan barcode wisata yang berisi video penjelasan tentang keunikan dan fungsi ekologis mangrove.

“Mangrove biasanya fokus ke alamnya saja. Perlu ditambahkan atraksi mati, seperti penambahan barcode wisata yang berisi video penjelasan tentang mangrove,” bebernya.

Salah satu penekanan penting dalam strategi ini adalah pengenalan program wisatawan yang ingin melihat secara langsung pertumbuhan mangrove.

“Penambahan program wisatawan yang ingin melihat langsung pertumbuhan mangrove, itu bagus. Selain itu, penanaman mangrove dan konservasinya, pasti wisatawan mendapatkan pengalaman yang menarik,” tambah Restiawan Baihaqi.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan interaktivitas yang lebih tinggi dan melibatkan wisatawan secara langsung dalam upaya pelestarian dan penanaman kembali mangrove. Dalam konteks keterlibatan pihak lain, Restiawan Baihaqi menekankan pentingnya peran stakeholder yang beragam dalam mendukung promosi atraksi ekowisata mangrove ini.

“Stakeholder ini dapat berupa pemerintah, swasta, komunitas lokal, media massa, akademisi, asosiasi pariwisata, atau organisasi non-pemerintah, sehingga dapat melancarkan promosi atraksi ini,” tutupnya.

Dengan strategi inovatif ini, Dispar Kaltim berharap dapat meningkatkan daya tarik atraksi ekowisata mangrove, menginspirasi kesadaran lingkungan, dan merangsang partisipasi aktif masyarakat serta pihak terkait dalam pelestarian hutan mangrove yang kaya akan biodiversitasnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH