Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 3 Okt 2025 19:15 WITA ·

Disdikbud Kukar Dorong Penguatan Kapasitas Tutor Kesetaraan Lewat Bimtek 2025


 Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesetaraan Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara sebagai upaya meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di daerah. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id) Perbesar

Bimbingan Teknis (Bimtek) Kesetaraan Tahun 2025 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara sebagai upaya meningkatkan mutu serta pemerataan layanan pendidikan di daerah. (Indirwan/Fairuzzabady/KutaiPanrita.id)

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pendidikan non-formal memiliki peran penting dalam membuka akses belajar bagi masyarakat yang tidak terjangkau pendidikan formal. Untuk memperkuat peran tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tutor Kesetaraan pada 28–30 September 2025 di Hotel Bumi Senyiur, Samarinda.

Tutor kesetaraan adalah ujung tombak pendidikan non-formal. Karena itu, mereka perlu terus dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi warga belajar.

“Banyak tutor kesetaraan yang masih baru dan ada pula yang berasal dari pendidikan informal. Mereka perlu menyesuaikan dengan sistem pembelajaran di pendidikan kesetaraan yang memang berbeda jauh dari pendidikan formal,” ucap Plt. Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto pada Jumat (3/10/2025).

Menurutnya, tantangan terbesar bagi tutor kesetaraan adalah bagaimana menciptakan metode pembelajaran yang relevan dan mudah dipahami oleh peserta didik yang beragam latar belakangnya. Oleh sebab itu, pembekalan model pembelajaran baru menjadi prioritas dalam Bimtek tahun ini.

“Pembelajaran non-formal punya karakteristik unik, sehingga pendekatannya pun harus tepat. Itu sebabnya kami bekali tutor dengan model dan materi yang sesuai agar bisa diterapkan di lapangan,” tambah Pujianto.

Ia menyebut, kegiatan penyegaran kompetensi tutor bukanlah hal baru. Disdikbud Kukar rutin melaksanakan Bimtek serupa setiap tahun dengan konten yang selalu diperbarui. Tujuannya agar para tutor tidak tertinggal dengan perkembangan dunia pendidikan.

“Tahun lalu juga kita lakukan, dan tahun ini kita refresh lagi dengan materi yang lebih update, supaya bisa langsung diimplementasikan dalam pembelajaran,” terangnya.

Dalam kegiatan ini, Disdikbud menghadirkan narasumber dari Jakarta yang berpengalaman dalam pendidikan kesetaraan. Kehadiran narasumber diharapkan mampu memperkaya wawasan peserta, baik dari sisi teori maupun praktik pengelolaan pembelajaran.

Selain itu, para tutor juga diajak berdiskusi tentang kendala yang mereka hadapi selama mendampingi warga belajar. Diskusi ini dianggap penting sebagai ruang berbagi pengalaman sekaligus mencari solusi bersama.

Pujianto berharap, setelah mengikuti Bimtek, para tutor kesetaraan dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan non-formal di Kukar. “Dengan kapasitas yang semakin kuat, tutor bisa lebih percaya diri dalam mengajar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (ADV/Disdikbud Kukar)

 

Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH