Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 16 Okt 2023 15:16 WITA ·

Dispar Kaltim Berencana Bangun Resort Bawah Air Di Berau, Menanti Investor dan Izin Kementrian


 Dispar Kaltim Berencana Bangun Resort Bawah Air Di Berau, Menanti Investor dan Izin Kementrian Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Dalam rangka mendukung pengembangan wisata unggulan di Kalimantan Timur, Dinas Pariwisata Kaltim berencana untuk membangun resort bawah air. Pulau maratua sendiri erat kaitannya dengan resort yang menawarkan berbagai pengalaman menarik.

Hal itu karena eksotisme dan keindahan alam yang disajikan disana memang menawarkan pengalaman yang menakjubkan. Hal ini lah yang menjadikan pulau maratua sebagai sorotan wisata di kalimantan timur. Dengan keindahan alam tersebut, wisatawan ditawarkan berbagai macam penginapan hingga resort mewah.

“Penginapan dari harga kelas premium hingga yang biasa ada, dengan harga paling termurah Rp 350 ribu,” ungkap Kepala Dispar Kaltim, Ahmad Herwansyah kepada media ini di Samarinda, Senin (16/10/2023).

Dari ragam resort kelas premium, salah satunya yakni Arasatu Villas yang menawarkan pengalaman tinggal diatas laut bak suku bajau. Untuk sekali menginap pengunjung dapat dikenakan biaya sebesar Rp 3 juta. Namun pengunjung sudah dapat merasakan sensasi menginap ditemani kenaekaragaman hayati di laut dan tentunya fasilitas mewah lainnya.

Belakangan untuk semakin mengundang wisatawan untuk berkunjung ke kalimantan timur, Dinas Pariwisata Kaltim berencana untuk menambah resort baru dengan pengalaman unik yakni resort di bawah air. Namun kendati demikian pihaknya mengaku masih menunggu izin investasi dari kementrian.

“Ini karena pulau terluar, ini report terakhirnya,” ujar Herwansyah.

Sebagai wilayah strategis dari Dispar Kaltim dalam pengembangan wisata, ia akan terus melakukan pengembangan dan menggenjot hadirnya calon investor untuk Maratua.

“Melakukan pengembangan lainnya seperti akses masuk ke Maratua dan fasilitas penunjang di pulau tersebut,” katanya.

Selain berau sebagai wilayah strategis, Kutim juga menjadi salah satu fokus dalam tahap pengembangan dalam sektor pariwisatanya.

“Kita masih punya tugas ini, Berau sebagai wilayah strategis dari pariwisata dan Kutim juga masih dalam pengembangan,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH