Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

BERITA DAERAH · 7 Jul 2026 19:00 WITA ·

DPRD Samarinda Desak Perumdam Perluas Jaringan Pipa Sekunder, Warga Diminta Tak Lagi Dibebani Biaya


 Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, meminta Perumdam Tirta Kencana mempercepat pembangunan jaringan pipa sekunder guna memperluas layanan air bersih dan memastikan masyarakat tidak lagi terbebani biaya penyediaan infrastruktur. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, meminta Perumdam Tirta Kencana mempercepat pembangunan jaringan pipa sekunder guna memperluas layanan air bersih dan memastikan masyarakat tidak lagi terbebani biaya penyediaan infrastruktur. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Komisi II DPRD Kota Samarinda kembali menyoroti belum meratanya layanan air bersih di sejumlah wilayah. DPRD meminta Perumdam Tirta Kencana mempercepat pengembangan jaringan pipa sekunder agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan air bersih tanpa harus menanggung biaya pembangunan infrastruktur.

Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Rusdi Doviyanto, Selasa (7/7/2026). Menurutnya, hingga kini masih banyak permohonan pemasangan sambungan rumah yang belum dapat direalisasikan karena jaringan pipa sekunder belum tersedia, meskipun jaringan pipa utama telah menjangkau kawasan tersebut.

“Perencanaan pembangunan jaringan harus disusun lebih matang sehingga kebutuhan pipa sekunder dapat dipenuhi oleh Perumdam sendiri,” kata Rusdi.

Ia menjelaskan, keterbatasan jaringan distribusi masih menjadi kendala utama dalam perluasan layanan air bersih di Kota Samarinda. Bahkan, di beberapa kawasan masyarakat terpaksa bergotong royong mengumpulkan dana untuk membeli pipa sekunder agar bisa memperoleh sambungan air bersih. Menurut Rusdi, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi karena penyediaan infrastruktur merupakan tanggung jawab perusahaan daerah sebagai penyedia layanan.

Rusdi menilai manajemen Perumdam Tirta Kencana perlu lebih terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi jaringan yang ada, termasuk menyampaikan rencana pengembangan dan solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi keterbatasan distribusi air bersih.

Salah satu wilayah yang masih menghadapi persoalan tersebut, lanjutnya, adalah Kecamatan Samarinda Ulu. Di kawasan itu masih banyak warga yang belum dapat menikmati layanan air bersih akibat belum tersedianya jaringan pipa sekunder, meskipun jaringan utama berada tidak jauh dari permukiman.

“Kondisi ini harus segera menjadi prioritas agar pelayanan air bersih bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong percepatan pembangunan jaringan, Komisi II DPRD Kota Samarinda juga tengah melakukan evaluasi terhadap kinerja Perumdam Tirta Kencana. Evaluasi tersebut difokuskan pada pemanfaatan laba perusahaan agar lebih diarahkan untuk pengembangan jaringan distribusi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD telah meminta laporan akuntan publik Perumdam Tirta Kencana tahun buku 2025. Dokumen tersebut akan menjadi bahan untuk menilai kondisi keuangan perusahaan sekaligus memastikan keuntungan yang diperoleh dimanfaatkan secara optimal bagi perluasan layanan air bersih.

Melalui evaluasi tersebut, DPRD berharap Perumdam Tirta Kencana dapat meningkatkan transparansi pengelolaan perusahaan, mempercepat pembangunan jaringan pipa sekunder, serta memperluas akses air bersih yang merata bagi seluruh warga Kota Samarinda.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

21 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Karhutla dan Kekeringan di Kukar, Pemkab Siapkan Rekayasa Cuaca Untuk Selamatkan Pertanian

21 Agustus 2026 - 11:00 WITA

Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Aru, Tim SAR Temukan Bangkai Kapal

20 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Tanpa APBD, Sekretariat DPRD Samarinda Tetap Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Semangat Gotong Royong

20 Agustus 2026 - 21:00 WITA

200 Ribu Pekerja Informal Samarinda Belum Terlindungi BPJS, DPRD Dorong Perluasan Jaminan Sosial

20 Agustus 2026 - 20:00 WITA

12 Pelajar SMP Samarinda Positif Narkoba, DPRD Dorong Deteksi Dini di Sekolah

20 Agustus 2026 - 19:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH