Menu ✖

Mode Gelap
Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah

BERITA DAERAH · 4 Mei 2026 15:00 WITA ·

DPRD Samarinda Ingatkan BPJS Tak Boleh Nonaktif Sepihak, Akses Kesehatan Harus Terjamin


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan terkait pentingnya keberlanjutan layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan terkait pentingnya keberlanjutan layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Foto: Fathur Rabbany.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, kembali mengingatkan pentingnya keberlanjutan layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Ia menilai kebijakan penonaktifan kepesertaan BPJS secara sepihak berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap akses warga dalam memperoleh pelayanan medis, terutama saat kondisi darurat.

Dalam keterangannya kepada awak media di ruang kerjanya, Ismail menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar yang wajib dijamin oleh negara. Oleh karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan jaminan kesehatan harus disusun secara matang dengan mempertimbangkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Ia juga menyoroti adanya penyesuaian data peserta BPJS yang sebelumnya dikaitkan dengan standar tertentu, yang dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat jika tidak dilakukan secara transparan.

“Jangan sampai masyarakat baru mengetahui status BPJS-nya tidak aktif saat membutuhkan layanan di rumah sakit. Ini sangat berbahaya dan tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa fasilitas kesehatan, khususnya milik pemerintah, harus tetap memberikan pelayanan kepada seluruh warga tanpa terkecuali. Menurutnya, prinsip pelayanan publik harus mengedepankan aspek kemanusiaan, bukan sekadar persoalan administrasi.

“Pelayanan kesehatan itu menyangkut nyawa, jadi tidak boleh hanya dilihat dari sisi administrasi semata,” tambahnya.

Selain itu, Ismail mendorong peningkatan kualitas layanan di tingkat puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ia menilai penguatan sarana dan prasarana, ketersediaan tenaga medis, serta dukungan fasilitas penunjang seperti ambulans menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, termasuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap guna mencegah munculnya penyakit yang sebenarnya dapat dihindari.

Di sisi lain, Ismail mengapresiasi kondisi layanan kesehatan di Samarinda yang dinilai sudah cukup baik dibandingkan sejumlah daerah lain. Meski demikian, ia menegaskan bahwa upaya perbaikan harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan pelayanan yang merata dan berkualitas.

Melalui pernyataannya, DPRD Samarinda berharap pemerintah dapat lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait jaminan kesehatan, serta memastikan tidak ada warga yang kehilangan haknya untuk mendapatkan pelayanan medis.

 

ADV Sekretariat DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Viral Direkam Dari Kabin Excavator, Orangutan Kurus Jalani Rehabilitasi Di Berau

28 September 2026 - 15:00 WITA

Beseprah Erau 2026, Tradisi Jamuan Rakyat yang Satukan Masyarakat Kutai

24 September 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH