Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 8 Okt 2025 09:15 WITA ·

Dua Korban Masih Dicari, Tim SAR Lanjutkan Operasi di Sungai Meratak, Kutai Timur


 Petugas SAR gabungan bersiap melakukan pencarian korban perahu terbalik di Sungai Meratak, Kutai Timur, Rabu (9/10/2025). Perbesar

Petugas SAR gabungan bersiap melakukan pencarian korban perahu terbalik di Sungai Meratak, Kutai Timur, Rabu (9/10/2025).

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI TIMUR — Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian hari kedua (H.2) terhadap dua orang yang hilang akibat perahu terbalik di Sungai Meratak, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyampaikan bahwa dari tiga orang yang berada di perahu, satu orang berhasil selamat atas nama Iliq (61), sementara dua lainnya, Marsel dan Helmiana Neri, masih dalam pencarian.

“Sejak pagi tim melaksanakan briefing dan melanjutkan pencarian menyusuri sungai sejauh kurang lebih empat kilometer ke arah hilir. Cuaca cerah cukup mendukung, namun arus sungai yang deras menjadi tantangan utama di lapangan,” ujar Aries, Rabu (8/10/2025).

Operasi dibagi menjadi dua sektor. Sektor I melakukan pencarian sejauh 2 km menggunakan Rubber Boat BPBD Kutai Timur dan perahu warga. Sektor II menggunakan Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Disdamkarmatan Kutim, serta perahu warga untuk menyisir sejauh 2 km ke arah hilir.

Operasi ini melibatkan unsur dari Pos SAR Sangatta, BPBD Kutai Timur, Disdamkarmatan Kutim, Polair Polres Kutim, Polsek Bengalon, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bengalon, Laskar Kebangkitan Kutai, serta warga sekitar.

Aries menambahkan, kendala utama di lapangan adalah arus sungai yang deras serta keberadaan binatang buas, namun tim tetap melanjutkan pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel.

 

Sumber: Basarnas Kaltim
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH