KUTAIPANRITA.ID – Festival Maratua Jazz and Dive Fiesta (MJDF) tahun 2023 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim, Sri Wahyuni di Pulau Maratua, Jumat (24/11/2023) malam. Festival ini sendiri digelar hingga 26 November 2023.
Pada kesempatan itu, Sri mengatakan, festival MJDF sudah pernah masuk ke dalam kalender internasional, namun setelah masa pandemi Covid-19 sempat tidak berlangsung.
Namun, Sri Wahyuni mengapersiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan MJDF yang telah memasuki tahun keenam ini.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Wahyuni juga menyampaikan bahwa festival MJDF telah berhasil meraih pengakuan internasional dengan masuk ke dalam kalender resmi acara-acara internasional.
Namun sayangnya, setelah merebaknya pandemi Covid-19, festival ini sempat terhenti untuk sementara waktu. Meskipun demikian, Sri Wahyuni tetap memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi besar dalam kesuksesan MJDF yang saat ini telah memasuki tahun keenam.
“MJDF ini menjadi sesuatu event yang berbeda. Kalau pagi hari wisatawan menikmati wisata pulau ke pulau, tapi malam hari mereka bisa menikmati angin malam dengan iringan musik jazz,” ujarnya.
Dirinya juga berharap, festival MJDF tahun depan tidak berjalan sendiri, tetapi bersamaan dengan event lainnya.
“Saya juga sudah berdiskusi dengan ibu bupati, kedepan kita akan menyelenggarakan ekowisata dunia yang kelasnya asean dengan melibat 20 sampai 25 penyelenggara untuk membicarakan ekowisata Maratua,” tutupnya.
Penggagas acara Maratua Jazz, Agus juga berharap dengan hadirnya festival MAratua Jazz & Dive Festival Tahun keenam ini akan dapat membantu mendongkrak pariwisata khususnya di kepulauan maratua, sekaligus turut meningkatkan ekonomi masyarakat dalam hal ini.
“Mungkin pelaksanaan Maratua Jazz masih terdapat kekurangan. Semoga dengan adanya festival ini bisa mengangkat ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.(adv/disparkaltim/al/fz)