Menu

Mode Gelap
Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Pererat Silaturahmi Peduli Sesama, Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Sebar Ratusan Takjil di Samarinda Kolaborasi Otorita IKN dan BI, Pemandu Wisata Nusantara Siap Dampingi Pengunjung DPRD Samarinda Usul Parkir Berlangganan Diuji Coba Terlebih Dahulu Ketua DPRD Samarinda Tanggapi Polemik Mobil Wali Kota, Minta Publik Beri Ruang Pemkot

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 09:00 WITA ·

Forum arusbawah.co Bedah Probebaya, Soroti Pengelolaan Dana hingga Peran RT


 Suasana forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar oleh media lokal arusbawah.co di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Jalan Barong Tongkok No. 4, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Suasana forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar oleh media lokal arusbawah.co di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Jalan Barong Tongkok No. 4, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Media lokal arusbawah.co kembali menginisiasi diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar Minggu (15/2/2026) di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Samarinda.

Diskusi dipandu Pimpinan Redaksi arusbawah.co, Anjas Pratama, dan dibuka Direktur arusbawah.co, Yakub Anani. Yakub menyampaikan, forum ini merupakan agenda kedua yang digelar selama empat tahun perjalanan media tersebut, sebagai upaya menghadirkan ruang dialog publik mengenai kebijakan strategis daerah.

Ia menilai Program Probebaya menarik dikaji karena memberikan kewenangan lebih besar kepada rukun tetangga (RT) dalam perencanaan hingga pengelolaan anggaran. Dengan nilai dana yang besar dan berputar setiap tahun, program ini dinilai perlu terus diawasi secara terbuka.

Anjas menambahkan, pembahasan Probebaya tidak cukup hanya dilakukan di lingkup pemerintahan. Menurutnya, forum publik penting untuk menampung kritik, gagasan, dan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efektif.

Diskusi menghadirkan enam narasumber dari unsur pemerintah, politik, akademisi, dan masyarakat sipil. Di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda Saefudin Zuhri, Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda Helmi Abdullah, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, serta Ketua DPD PKS Samarinda sekaligus anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi.

Turut hadir akademisi Saiful Bahtiar dan Koordinator Pokja 30, Buyung. Berbagai isu dibahas, mulai dari transparansi anggaran, tata kelola program, hingga efektivitas pelaksanaan di tingkat RT.

Melalui forum ini, arusbawah.co berharap diskusi publik dapat terus menjadi sarana partisipasi warga dalam mengawal kebijakan pembangunan di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, Ajak Pererat Silaturahmi

15 Maret 2026 - 21:00 WITA

Peduli Sesama, Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai Sebar Ratusan Takjil di Samarinda

15 Maret 2026 - 20:00 WITA

DPRD Samarinda Usul Parkir Berlangganan Diuji Coba Terlebih Dahulu

15 Maret 2026 - 10:00 WITA

Ketua DPRD Samarinda Tanggapi Polemik Mobil Wali Kota, Minta Publik Beri Ruang Pemkot

15 Maret 2026 - 09:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Pemkot Tuntaskan Persoalan SKTUB Pedagang Pasar Pagi

15 Maret 2026 - 08:00 WITA

DPRD Samarinda Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi Ramadan

15 Maret 2026 - 07:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH