KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Media lokal arusbawah.co kembali menginisiasi diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar Minggu (15/2/2026) di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Samarinda.
Diskusi dipandu Pimpinan Redaksi arusbawah.co, Anjas Pratama, dan dibuka Direktur arusbawah.co, Yakub Anani. Yakub menyampaikan, forum ini merupakan agenda kedua yang digelar selama empat tahun perjalanan media tersebut, sebagai upaya menghadirkan ruang dialog publik mengenai kebijakan strategis daerah.
Ia menilai Program Probebaya menarik dikaji karena memberikan kewenangan lebih besar kepada rukun tetangga (RT) dalam perencanaan hingga pengelolaan anggaran. Dengan nilai dana yang besar dan berputar setiap tahun, program ini dinilai perlu terus diawasi secara terbuka.
Anjas menambahkan, pembahasan Probebaya tidak cukup hanya dilakukan di lingkup pemerintahan. Menurutnya, forum publik penting untuk menampung kritik, gagasan, dan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efektif.
Diskusi menghadirkan enam narasumber dari unsur pemerintah, politik, akademisi, dan masyarakat sipil. Di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda Saefudin Zuhri, Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda Helmi Abdullah, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, serta Ketua DPD PKS Samarinda sekaligus anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi.
Turut hadir akademisi Saiful Bahtiar dan Koordinator Pokja 30, Buyung. Berbagai isu dibahas, mulai dari transparansi anggaran, tata kelola program, hingga efektivitas pelaksanaan di tingkat RT.
Melalui forum ini, arusbawah.co berharap diskusi publik dapat terus menjadi sarana partisipasi warga dalam mengawal kebijakan pembangunan di Kota Samarinda.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026












