Menu ✖

Mode Gelap
AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan PHI Borong Penghargaan CSR & PDB Award 2026, Local Hero Kukar Raih Predikat Excellent Lahan 2 Hektare Terbakar di Pulau Atas, Polisi Amankan Pria 52 Tahun

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 09:00 WITA ·

Forum arusbawah.co Bedah Probebaya, Soroti Pengelolaan Dana hingga Peran RT


 Suasana forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar oleh media lokal arusbawah.co di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Jalan Barong Tongkok No. 4, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Suasana forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar oleh media lokal arusbawah.co di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Jalan Barong Tongkok No. 4, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Media lokal arusbawah.co kembali menginisiasi diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar Minggu (15/2/2026) di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Samarinda.

Diskusi dipandu Pimpinan Redaksi arusbawah.co, Anjas Pratama, dan dibuka Direktur arusbawah.co, Yakub Anani. Yakub menyampaikan, forum ini merupakan agenda kedua yang digelar selama empat tahun perjalanan media tersebut, sebagai upaya menghadirkan ruang dialog publik mengenai kebijakan strategis daerah.

Ia menilai Program Probebaya menarik dikaji karena memberikan kewenangan lebih besar kepada rukun tetangga (RT) dalam perencanaan hingga pengelolaan anggaran. Dengan nilai dana yang besar dan berputar setiap tahun, program ini dinilai perlu terus diawasi secara terbuka.

Anjas menambahkan, pembahasan Probebaya tidak cukup hanya dilakukan di lingkup pemerintahan. Menurutnya, forum publik penting untuk menampung kritik, gagasan, dan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efektif.

Diskusi menghadirkan enam narasumber dari unsur pemerintah, politik, akademisi, dan masyarakat sipil. Di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda Saefudin Zuhri, Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda Helmi Abdullah, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, serta Ketua DPD PKS Samarinda sekaligus anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi.

Turut hadir akademisi Saiful Bahtiar dan Koordinator Pokja 30, Buyung. Berbagai isu dibahas, mulai dari transparansi anggaran, tata kelola program, hingga efektivitas pelaksanaan di tingkat RT.

Melalui forum ini, arusbawah.co berharap diskusi publik dapat terus menjadi sarana partisipasi warga dalam mengawal kebijakan pembangunan di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif

7 Oktober 2026 - 12:00 WITA

Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Samarinda, Ikrar Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan

1 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Kebakaran Eks HGU PTPN 13 Marangkayu, Api Diperkirakan Melahap 150 Hektare

1 Oktober 2026 - 14:00 WITA

PKS Dinsos dan Pengadilan Agama Perkuat Pendampingan Perwalian Anak

1 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Satpol PP Kukar Tertibkan 23 Pelajar Yang Nongkrong Saat Jam Sekolah

28 September 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH