Menu

Mode Gelap
Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern Jawa Tengah Jajaki Kemitraan Strategis dengan Otorita IKN, Investasi dan Kolaborasi Jadi Fokus Pembahasan DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB 34 Mahasiswa KKN Tematik Rampungkan Pengabdian di IKN, Basuki Tekankan Pentingnya Belajar Menyelesaikan Masalah

BERITA DAERAH · 16 Feb 2026 09:00 WITA ·

Forum arusbawah.co Bedah Probebaya, Soroti Pengelolaan Dana hingga Peran RT


 Suasana forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar oleh media lokal arusbawah.co di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Jalan Barong Tongkok No. 4, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari. Perbesar

Suasana forum diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar oleh media lokal arusbawah.co di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Jalan Barong Tongkok No. 4, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Minggu (15/2/2026). Foto: Yana Ashari.

KUTAIPANRITA.ID, SAMARINDA – Media lokal arusbawah.co kembali menginisiasi diskusi publik bertajuk “Probebaya Tanpa AH, Bisa?” yang digelar Minggu (15/2/2026) di Gedung Science Learning Center (SLC) FMIPA Universitas Mulawarman, Samarinda.

Diskusi dipandu Pimpinan Redaksi arusbawah.co, Anjas Pratama, dan dibuka Direktur arusbawah.co, Yakub Anani. Yakub menyampaikan, forum ini merupakan agenda kedua yang digelar selama empat tahun perjalanan media tersebut, sebagai upaya menghadirkan ruang dialog publik mengenai kebijakan strategis daerah.

Ia menilai Program Probebaya menarik dikaji karena memberikan kewenangan lebih besar kepada rukun tetangga (RT) dalam perencanaan hingga pengelolaan anggaran. Dengan nilai dana yang besar dan berputar setiap tahun, program ini dinilai perlu terus diawasi secara terbuka.

Anjas menambahkan, pembahasan Probebaya tidak cukup hanya dilakukan di lingkup pemerintahan. Menurutnya, forum publik penting untuk menampung kritik, gagasan, dan evaluasi agar pelaksanaannya semakin efektif.

Diskusi menghadirkan enam narasumber dari unsur pemerintah, politik, akademisi, dan masyarakat sipil. Di antaranya Wakil Wali Kota Samarinda Saefudin Zuhri, Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda Helmi Abdullah, Ketua DPC PDI Perjuangan Samarinda Iswandi, serta Ketua DPD PKS Samarinda sekaligus anggota DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi.

Turut hadir akademisi Saiful Bahtiar dan Koordinator Pokja 30, Buyung. Berbagai isu dibahas, mulai dari transparansi anggaran, tata kelola program, hingga efektivitas pelaksanaan di tingkat RT.

Melalui forum ini, arusbawah.co berharap diskusi publik dapat terus menjadi sarana partisipasi warga dalam mengawal kebijakan pembangunan di Kota Samarinda.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Video Mapping Museum Mulawarman Suguhkan Kisah Putri Karang Melenu, Budaya Kutai Dikemas Lebih Modern

7 Agustus 2026 - 10:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Maksimalkan Potensi Wisata Daerah

6 Agustus 2026 - 16:00 WITA

DPRD Samarinda Usulkan Validasi Domisili Siswa Dimulai Sejak Kelas 5 SD, Cegah Manipulasi Alamat saat SPMB

6 Agustus 2026 - 15:00 WITA

DPRD Samarinda Dorong PLTSa Berbasis Regional, Andriansyah Usulkan Lokasi Lebih Strategis

5 Agustus 2026 - 18:00 WITA

Komisi I DPRD Samarinda Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Tekankan Pelayanan Tatap Muka Tetap Diperlukan

5 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Sambut HUT Ke-81 RI, DPRD Samarinda Siapkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga

5 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH