Menu

Mode Gelap
Bupati Kukar Tinjau Penyembelihan Kurban, Sebanyak 72 Hewan Kurban Pemkab Disalurkan ke Seluruh Kecamatan Iduladha Penuh Kebersamaan, PWI Kukar Gotong Royong Sembelih Sapi Kurban Bantuan Pemkab Viral Orangutan Kurus di Jalan Tambang Kaltim, Mauliyan dan Ariandi Jadi Simbol Krisis Habitat Dishub dan Satlantas Samarinda Perketat Penertiban Truk Gandeng di Teuku Umar Dishub Samarinda Siapkan Sanksi Tegas untuk Truk Gandeng Parkir Liar di Teuku Umar

IKN NUSANTARA · 11 Apr 2026 15:00 WITA ·

IKN dan Pemda Kaltim Sepakat Bangun PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi


 Dihadiri Menteri Lingkungan Hidup beserta jajaran, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara resmi menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama terkait Pengolahan Sampah Menjadi Energi (PSEL), Jumat (10/04/2026) di Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Dihadiri Menteri Lingkungan Hidup beserta jajaran, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara resmi menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama terkait Pengolahan Sampah Menjadi Energi (PSEL), Jumat (10/04/2026) di Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, JAKARTA — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara resmi menandatangani kesepakatan kerja sama penyelenggaraan Pengolahan Sampah Menjadi Energi (PSEL) untuk wilayah Samarinda Raya dan Balikpapan Raya.

Penandatanganan berlangsung pada Jumat (10/04/2026) di Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta (DKJ), dan turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq.

Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, sekaligus mendorong pemanfaatan sampah sebagai sumber energi terbarukan.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa PSEL merupakan bagian dari transformasi besar pengelolaan sampah di kawasan Nusantara. “Ini bukan sekadar proyek pengelolaan sampah, tetapi transformasi dari masalah lingkungan menjadi sumber energi yang bernilai. PSEL menjadi solusi konkret untuk mempercepat penanganan sampah perkotaan sekaligus menjawab kebutuhan energi berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem ini akan dikembangkan secara regional dan terintegrasi, termasuk di kawasan penyangga IKN seperti Muara Jawa, Samboja, dan Samboja Barat.
“Masalah sampah tidak bisa diselesaikan sendiri. Kolaborasi lintas daerah adalah kunci untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan,” tegasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, terkait percepatan penanganan sampah nasional melalui program waste-to-energy (WtE).
“Dalam dua sampai tiga tahun, sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan. Tidak akan ada lagi wilayah yang terdampak bau sampah,” ujar Prabowo.

Ke depan, proyek PSEL ini diharapkan segera direalisasikan dan menjadi tonggak pengelolaan sampah modern yang terintegrasi, sekaligus mendukung penyediaan energi bersih di Kalimantan Timur.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Berjalan Berkelanjutan di Hadapan Mahasiswa Kaltim

25 Mei 2026 - 17:00 WITA

Otorita IKN Tekankan Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Emas Indonesia

21 Mei 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Terus Berjalan, Media Diminta Sampaikan Fakta Utuh

21 Mei 2026 - 13:00 WITA

Otorita IKN Gandeng Warga Sukaraja Benahi Drainase, Genangan Air Jadi Prioritas Penanganan

20 Mei 2026 - 13:00 WITA

Ramai Pengunjung, Ekonomi Masyarakat Mulai Bergerak di Kawasan IKN

19 Mei 2026 - 17:00 WITA

Investasi IKN Capai Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Ekosistem Kota Mulai Tumbuh

18 Mei 2026 - 18:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA