Menu

Mode Gelap
Motor Dicuri Dini Hari, Pelaku Ditangkap Saat Tertidur di Tenggarong Terungkap! Kurir Tembakau Sintetis Diamankan Polsek Samboja, Pesanan Disebut untuk Samarinda-Balikpapan Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027 Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

BERITA DAERAH · 14 Jul 2026 13:00 WITA ·

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja


 Para pencari kerja mengikuti sesi walk-in interview pada Job Fair Kukar 2026 di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (14/7/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Para pencari kerja mengikuti sesi walk-in interview pada Job Fair Kukar 2026 di Gedung PKM Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (14/7/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan penyerapan tenaga kerja melalui Job Fair 2026 dengan menghadirkan sistem rekrutmen yang lebih terbuka. Untuk pertama kalinya, hasil seleksi peserta akan diumumkan segera setelah seluruh tahapan rekrutmen selesai, sehingga pencari kerja dapat memperoleh kepastian lebih cepat.

Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, mengatakan inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas pelaksanaan Job Fair. Namun, pemerintah masih dihadapkan pada tantangan tingginya selisih antara jumlah pelamar dan peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi.

“Ini akan menjadi bahan evaluasi agar kompetensi pencari kerja semakin sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” kata Aulia, Selasa (14/7/2026).

Data panitia menunjukkan sebanyak 1.176 orang mengikuti pendaftaran Job Fair tahun ini. Dari jumlah tersebut, hanya 196 peserta yang lolos tahap pemberkasan dan berhak mengikuti walk-in interview, sedangkan sekitar 980 pelamar belum memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh perusahaan peserta.

Meski demikian, Aulia menilai hasil tersebut lebih baik dibanding pelaksanaan Job Fair tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah pelamar juga mencapai lebih dari seribu orang, tetapi hanya 26 orang yang akhirnya diterima bekerja.

Setelah proses wawancara selesai, pemerintah bersama perusahaan peserta akan mengumumkan hasil akhir rekrutmen. Mekanisme baru ini diharapkan dapat mempercepat penempatan tenaga kerja sekaligus memberikan kepastian kepada para pelamar.

Pemkab Kukar juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil Job Fair 2026 untuk mengetahui penyebab masih besarnya kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan program peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tingkat kelulusan dan penyerapan tenaga kerja lokal terus meningkat pada penyelenggaraan Job Fair berikutnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Cicilan KPR Lunas Sejak 2011, Sertifikat Rumah Belum Diterima, DPRD Samarinda Panggil BTN

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

TKD Berkurang, DPRD Samarinda Soroti Nasib Proyek Fisik 2027

11 Agustus 2026 - 16:00 WITA

Balik Nama Sertifikat 10 Hari, DPRD Samarinda Soroti Potensi Penerimaan Pajak

11 Agustus 2026 - 15:00 WITA

Jelang Dibuka, DPRD Samarinda Minta Fasilitas Teras Samarinda II Diperiksa Total

11 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bankeu Kaltim 2027 Terancam Dihapus, DPRD Minta Pemkot Samarinda Siapkan Strategi Fiskal

10 Agustus 2026 - 18:00 WITA

HUT ke-81 RI di Samarinda Digelar Sederhana, DPRD Pilih Perkuat Kegiatan Sosial

10 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH