Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

BERITA DAERAH · 27 Nov 2023 12:07 WITA ·

Musik Salating dan Sandima, Seni Teatrikal Yang Sudah Berkembang 70 Tahun Di Samarinda


 Musik Salating dan Sandima, Seni Teatrikal Yang Sudah Berkembang 70 Tahun Di Samarinda Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Gelaran besar Festival Mahakam 2023 yang merupakan agenda rutin Pemerintah Kota Samarinda menjadi salah satu kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Samarinda. Bebagai lomba dan atraksi budaya yang ditampilkan dalam festival yang berlangsung sepekan (23 sampai dengan 26 November 2023) ini melibatkan berbagai pihak.

Dalam pagelaran budaya ini, menampilkan salah satu kesenian khas Samarinda, yakni Teater Tradisi Sandiwara Mamanda (Sandima). Seni teater yang diperkirakan sejak tahun 70-an mulai berkembang di kota Tepian ini.

Menurut Ketua Forum Aktualisasi Seni Tradisional (FORMAT) Kaltim, Dr (H.C) Elansyah Jamhari, MA  kesenian ini memang memiliki akar budaya dari seni Mamanda asal Kalimantan Selatan. Namun setelah masuk ke Samarinda mengalami akulturasi budaya dan membentuk varian sendiri bernama Sandima.

Sandima memiliki pakem yang sudah berbeda dengan seni Mamanda yang berkembang di Kalimantan Selatan, sehingga Elansyah berani mengklaim bahwa Sandima, terutama yang dikembangkan oleh FORMAT merupakan khas Samarinda.

“Sandima in ikan punya pakem yang sudah berbeda dengan seni Mamanda yang berkembang di Kalimantan Selatan, sehingga Sandima, terutama yang dikembangkan oleh FORMAT ini sudah merupakan khas Samarinda,” ujar Elansyah.

Tokoh pembina Sandima ini mengungkapkan bahwa Samarinda adalah kota yang dihuni oleh etnis dan suku bangsa beragam, sehingga dalam kesenian Sandima semua unsur budaya tersebut diakomodir. Baik itu seni pedalaman, seni pesisir, seni keraton, maupun seni urban, semuanya bisa masuk ke dalam Sandiwara Mamanda.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif

16 Juli 2026 - 12:00 WITA

Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri

15 Juli 2026 - 13:00 WITA

Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi

14 Juli 2026 - 18:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

14 Juli 2026 - 14:00 WITA

Job Fair Kukar 2026 Catat 1.176 Pelamar, Pemkab Fokus Perkecil Kesenjangan Kompetensi Pencari Kerja

14 Juli 2026 - 13:00 WITA

Masuk Tahap Kasasi, Kuasa Hukum Ernie Minta KY dan Bawas MA Awasi Sengketa Lahan Samarinda

14 Juli 2026 - 12:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH