Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Gandeng Warga Sukaraja Benahi Drainase, Genangan Air Jadi Prioritas Penanganan Ramai Pengunjung, Ekonomi Masyarakat Mulai Bergerak di Kawasan IKN PWI Kukar dan Diskominfo Perkuat Sinergi, Dorong Profesionalisme Wartawan Investasi IKN Capai Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Ekosistem Kota Mulai Tumbuh IKN Fun Day Hadirkan Dongeng Interaktif untuk Anak dan Keluarga

IKN NUSANTARA · 20 Mei 2026 13:00 WITA ·

Otorita IKN Gandeng Warga Sukaraja Benahi Drainase, Genangan Air Jadi Prioritas Penanganan


 Suasana rembuk warga yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (19/05/2026), terkait rencana pembangunan drainase sebagai bagian dari penataan Koridor Sepaku di kawasan penyangga IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Suasana rembuk warga yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (19/05/2026), terkait rencana pembangunan drainase sebagai bagian dari penataan Koridor Sepaku di kawasan penyangga IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar rembuk warga terkait rencana pembangunan drainase di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (19/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di GOR Desa Sukaraja tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah dan masyarakat guna menyerap aspirasi sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam mendukung penataan kawasan penyangga IKN.

Pembangunan drainase ini merupakan bagian dari program penataan Koridor Sepaku yang mencakup Desa Sukaraja dan Desa Bukit Raya. Program tersebut disiapkan untuk mendukung terbentuknya ekosistem baru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN melalui penataan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, estetis, dan berkelanjutan.

Selain memperbaiki kualitas lingkungan permukiman, pembangunan drainase juga diharapkan mampu mengurangi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam durasi cukup lama.

Melalui rembuk warga ini, Otorita IKN menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dilibatkan mulai dari proses perencanaan hingga nantinya ikut menjaga dan memelihara infrastruktur yang dibangun.

Penerima manfaat program meliputi masyarakat di wilayah RT 001 hingga RT 011 Desa Bukit Raya, serta RT 001, RT 006, dan RT 007 Desa Sukaraja. Secara keseluruhan, wilayah penataan Koridor Sepaku memiliki luas sekitar 219,76 hektare pada skala meso, dengan area mikro di koridor Jalan Negara seluas kurang lebih 59,64 hektare.

Direktur Sarana Prasarana Sosial Otorita IKN, Agus Ahyar, mengatakan pembangunan kawasan sekitar KIPP akan mengedepankan konsep pemberdayaan masyarakat agar program yang dijalankan dapat berkelanjutan.

“Sebentar lagi kita akan mengembangkan penataan kawasan untuk Desa Sepaku dan Sukaraja. Kami ingin membangun desa sekitar KIPP ini dengan model pemberdayaan. Nantinya masyarakat yang akan melakukan pemeliharaannya,” ujarnya.

Agus menegaskan bahwa pendanaan kegiatan berasal dari APBN dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat tanpa adanya pungutan. Menurutnya, program tersebut akan dikoordinasikan melalui empat kelompok masyarakat agar pelaksanaan di lapangan berjalan lebih efektif.

“Dana kegiatan berasal dari APBN dan langsung disalurkan kepada masyarakat tanpa pungutan. Program ini akan berkelanjutan dan dikoordinasikan oleh empat kelompok masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses perencanaan drainase akan dilengkapi dengan spesifikasi teknis dan survei lapangan menggunakan drone untuk memetakan aliran air. Langkah itu dilakukan agar pembangunan drainase benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan mampu mengatasi titik genangan secara tepat sasaran.

Pembangunan drainase tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraja, Sugianto, mengapresiasi langkah Otorita IKN yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembangunan kawasan. Ia berharap seluruh warga dapat mendukung program tersebut demi menciptakan lingkungan desa yang lebih baik dan nyaman.

 

“Saya berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Tujuan Otorita IKN sangat baik untuk membangun wilayah kita, namun tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat,” katanya.

Menurut Sugianto, persoalan genangan air masih menjadi keluhan warga setiap kali hujan deras turun karena sistem saluran pembuangan di sejumlah titik belum berfungsi optimal.

“Di desa kami, saat hujan deras sering terjadi genangan karena saluran pembuangan yang bermasalah. Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat bekerja dengan baik demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Melalui program penataan Koridor Sepaku ini, Otorita IKN berharap kawasan penyangga ibu kota baru dapat berkembang lebih tertata, sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan dengan dukungan aktif masyarakat setempat.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ramai Pengunjung, Ekonomi Masyarakat Mulai Bergerak di Kawasan IKN

19 Mei 2026 - 17:00 WITA

Investasi IKN Capai Rp72,39 Triliun, Otorita Sebut Ekosistem Kota Mulai Tumbuh

18 Mei 2026 - 18:00 WITA

IKN Fun Day Hadirkan Dongeng Interaktif untuk Anak dan Keluarga

18 Mei 2026 - 08:00 WITA

Libur Panjang di IKN Semarak dengan Pameran Reptil Eksotis

18 Mei 2026 - 07:00 WITA

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Pengunjung IKN Diajak Tanam Pohon di Kawasan MHHT

16 Mei 2026 - 13:00 WITA

IKN Fun Day Kenalkan Batik Pewarna Alami Khas Kalimantan kepada Pengunjung

14 Mei 2026 - 18:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA