Menu

Mode Gelap
KukarGo Resmi Diperkenalkan, Dispar Kukar Perluas Promosi Produk Ekonomi Kreatif Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar Evaluasi Job Fair Kukar 2026, Distransnaker Siapkan Pelatihan Kompetensi Sesuai Kebutuhan Industri Yayasan Ibadurrahman Gugat Pencabutan NSP, Nilai Prosedur Kemenag Tak Sesuai Administrasi Job Fair Kukar 2026 Masuki Tahap Wawancara, 20 Perusahaan Berebut Talenta Lokal

IKN NUSANTARA · 20 Mei 2026 13:00 WITA ·

Otorita IKN Gandeng Warga Sukaraja Benahi Drainase, Genangan Air Jadi Prioritas Penanganan


 Suasana rembuk warga yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (19/05/2026), terkait rencana pembangunan drainase sebagai bagian dari penataan Koridor Sepaku di kawasan penyangga IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Suasana rembuk warga yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (19/05/2026), terkait rencana pembangunan drainase sebagai bagian dari penataan Koridor Sepaku di kawasan penyangga IKN. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar rembuk warga terkait rencana pembangunan drainase di Desa Sukaraja, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (19/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di GOR Desa Sukaraja tersebut menjadi forum dialog antara pemerintah dan masyarakat guna menyerap aspirasi sekaligus memperkuat keterlibatan warga dalam mendukung penataan kawasan penyangga IKN.

Pembangunan drainase ini merupakan bagian dari program penataan Koridor Sepaku yang mencakup Desa Sukaraja dan Desa Bukit Raya. Program tersebut disiapkan untuk mendukung terbentuknya ekosistem baru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN melalui penataan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, estetis, dan berkelanjutan.

Selain memperbaiki kualitas lingkungan permukiman, pembangunan drainase juga diharapkan mampu mengurangi persoalan genangan air yang kerap terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut dalam durasi cukup lama.

Melalui rembuk warga ini, Otorita IKN menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dilibatkan mulai dari proses perencanaan hingga nantinya ikut menjaga dan memelihara infrastruktur yang dibangun.

Penerima manfaat program meliputi masyarakat di wilayah RT 001 hingga RT 011 Desa Bukit Raya, serta RT 001, RT 006, dan RT 007 Desa Sukaraja. Secara keseluruhan, wilayah penataan Koridor Sepaku memiliki luas sekitar 219,76 hektare pada skala meso, dengan area mikro di koridor Jalan Negara seluas kurang lebih 59,64 hektare.

Direktur Sarana Prasarana Sosial Otorita IKN, Agus Ahyar, mengatakan pembangunan kawasan sekitar KIPP akan mengedepankan konsep pemberdayaan masyarakat agar program yang dijalankan dapat berkelanjutan.

“Sebentar lagi kita akan mengembangkan penataan kawasan untuk Desa Sepaku dan Sukaraja. Kami ingin membangun desa sekitar KIPP ini dengan model pemberdayaan. Nantinya masyarakat yang akan melakukan pemeliharaannya,” ujarnya.

Agus menegaskan bahwa pendanaan kegiatan berasal dari APBN dan akan langsung disalurkan kepada masyarakat tanpa adanya pungutan. Menurutnya, program tersebut akan dikoordinasikan melalui empat kelompok masyarakat agar pelaksanaan di lapangan berjalan lebih efektif.

“Dana kegiatan berasal dari APBN dan langsung disalurkan kepada masyarakat tanpa pungutan. Program ini akan berkelanjutan dan dikoordinasikan oleh empat kelompok masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses perencanaan drainase akan dilengkapi dengan spesifikasi teknis dan survei lapangan menggunakan drone untuk memetakan aliran air. Langkah itu dilakukan agar pembangunan drainase benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan mampu mengatasi titik genangan secara tepat sasaran.

Pembangunan drainase tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraja, Sugianto, mengapresiasi langkah Otorita IKN yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembangunan kawasan. Ia berharap seluruh warga dapat mendukung program tersebut demi menciptakan lingkungan desa yang lebih baik dan nyaman.

 

“Saya berharap kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Tujuan Otorita IKN sangat baik untuk membangun wilayah kita, namun tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat,” katanya.

Menurut Sugianto, persoalan genangan air masih menjadi keluhan warga setiap kali hujan deras turun karena sistem saluran pembuangan di sejumlah titik belum berfungsi optimal.

“Di desa kami, saat hujan deras sering terjadi genangan karena saluran pembuangan yang bermasalah. Karena itu, kami berharap seluruh pihak dapat bekerja dengan baik demi kepentingan bersama,” ungkapnya.

Melalui program penataan Koridor Sepaku ini, Otorita IKN berharap kawasan penyangga ibu kota baru dapat berkembang lebih tertata, sekaligus menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan dengan dukungan aktif masyarakat setempat.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Pacu Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028 Dikejar

16 Juli 2026 - 11:00 WITA

Orang Tua Siswa Bangga Titipkan Anak di SMA Taruna Nusantara Kampus IKN

11 Juli 2026 - 14:00 WITA

Komisi VII DPR RI Apresiasi Tingginya TKDN di IKN, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Penggerak Ekonomi

11 Juli 2026 - 13:00 WITA

Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara IKN Mulai Tempati Kampus, Siap Cetak Pemimpin Masa Depan

10 Juli 2026 - 16:00 WITA

Hari Doa Nasional 2026 Ukir Sejarah di IKN, Ratusan Umat Kristiani Doakan Bangsa

6 Juli 2026 - 09:00 WITA

Plaza Seremoni IKN Raih Penghargaan Internasional, Bukti Nusantara Kian Diakui sebagai Kota Masa Depan

26 Juni 2026 - 14:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA