Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

BERITA DAERAH · 22 Apr 2026 18:30 WITA ·

PAD Samarinda Lampaui Target, Pemkot Tekankan Optimalisasi Tanpa Bebani Masyarakat


 Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda, Nadya Turisna, memberikan keterangan terkait realisasi kontribusi PAD yang mencapai sekitar 21 persen, melampaui target awal sebesar 20 persen. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Samarinda, Rabu (22/4/2026). Foto: Fathur Rabbany. Perbesar

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda, Nadya Turisna, memberikan keterangan terkait realisasi kontribusi PAD yang mencapai sekitar 21 persen, melampaui target awal sebesar 20 persen. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Samarinda, Rabu (22/4/2026). Foto: Fathur Rabbany.

KUTIPANRITA.ID, SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda mencatat capaian positif dalam penguatan kemandirian fiskal pada tahun anggaran 2025. Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap APBD berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Samarinda, Nadya Turisna, menyampaikan bahwa realisasi kontribusi PAD mencapai sekitar 21 persen, melampaui target awal sebesar 20 persen. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Samarinda, Rabu (22/4/2026).

“Ini menunjukkan tren yang positif. Artinya, ketergantungan terhadap dana dari pusat mulai berkurang, meski belum signifikan,” ujarnya.

Menurut Nadya, peningkatan PAD tidak hanya ditopang oleh sektor pajak dan retribusi, tetapi juga didukung oleh kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang menunjukkan perbaikan sepanjang 2025. Tiga BUMD utama, yakni Perumdam Tirta Kencana, Perusahaan Daerah Varia Niaga, dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), disebut telah memberikan kontribusi laba.

“Ketiganya sudah berkontribusi. Bahkan Varia Niaga yang sebelumnya menghadapi kendala, kini mulai menunjukkan pemulihan,” jelasnya.

Selain itu, sektor pajak dari usaha kuliner dan perhotelan turut menjadi penyumbang signifikan terhadap PAD. Tingginya aktivitas masyarakat, termasuk penyelenggaraan rapat dan berbagai kegiatan, ikut mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Meski demikian, Nadya mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia menekankan pentingnya strategi optimalisasi pendapatan yang tetap memperhatikan kondisi masyarakat.

“Optimalisasi harus tetap dilakukan, tetapi dengan pendekatan yang bijak. Jangan sampai kebijakan justru memberatkan masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Samarinda juga akan memperkuat peran BUMD sebagai salah satu sumber pendapatan yang berkelanjutan, guna mengurangi ketergantungan terhadap kebijakan fiskal dari pemerintah pusat.

Dengan capaian ini, Pemkot Samarinda diharapkan mampu terus meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus memperluas sumber-sumber pendapatan yang berkelanjutan.

 

Pewarta : Fathur Rabbany
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda

18 Juni 2026 - 16:00 WITA

Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

18 Juni 2026 - 14:00 WITA

ALFI Kaltim Dorong Penataan Pergudangan Teuku Umar Cegah Kecelakaan Truk Gandeng

18 Juni 2026 - 13:00 WITA

BPS Samarinda Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Berjalan Lancar

18 Juni 2026 - 12:00 WITA

Uji Publik Raperda Pemakaman Umum, DPRD Samarinda Dorong Partisipasi Masyarakat

18 Juni 2026 - 11:00 WITA

DPRD Samarinda Desak Percepatan Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Kebutuhan Pemakaman Kian Mendesak

17 Juni 2026 - 19:30 WITA

Trending di BERITA DAERAH