Menu ✖

Mode Gelap
Kemiskinan Pedesaan NTT Capai 21,64 Persen, Forum Pemuda Desak Penguatan Ekonomi Desa AMSI Kaltim dan DPRD Balikpapan Siapkan Forum Refleksi Dua Tahun Kinerja Legislatif DPRD Samarinda Dorong Pendataan Disabilitas Lebih Akurat Agar Bantuan Tepat Sasaran Harminsyah Dorong Penguatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan Penyakit di Samarinda Sekitar 75 Rumah Terdampak Kebakaran di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala

IKN NUSANTARA · 13 Apr 2026 13:00 WITA ·

Pelatihan Rotan dan Ukir Kayu di IKN Buka Peluang Usaha dan Lestarikan Budaya


 Otorita IKN menyelenggarakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu bagi masyarakat wilayah delineasi IKN pada 13–17 April 2026. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita IKN menyelenggarakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu bagi masyarakat wilayah delineasi IKN pada 13–17 April 2026. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi langkah nyata dalam membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal. Kegiatan yang berlangsung pada 13 hingga 17 April 2026 di Tower D Rusun ASN 1 ini diikuti oleh 20 peserta perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah delineasi IKN.

Menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian, peserta dibekali materi teori dan praktik langsung, mulai dari pengolahan bahan baku, teknik produksi, hingga pengembangan desain produk bernilai jual.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal. “Kami berharap pelatihan ini dapat melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru di wilayah IKN,” ujarnya.

Salah satu peserta, Daniel, guru SMPN 02 Penajam Paser Utara, menilai pelatihan ini penting untuk keberlanjutan pengetahuan ke generasi muda. “Saya berharap ilmu ini bisa saya ajarkan kembali kepada siswa, karena pengembangan ekonomi kreatif harus melibatkan generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Dina, pelaku usaha perabotan dari Kecamatan Sepaku, mengaku pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas usahanya. “Saya berharap kualitas produk meningkat dan pemasaran bisa lebih luas,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat menuju ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Penataan Tahura Bukit Soeharto, Pemerintah Sepakati Delapan Langkah

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

1 Oktober 2026 - 08:30 WITA

Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

27 September 2026 - 10:00 WITA

Otorita IKN Kedepankan Dialog, Warga Sukarela Tinggalkan Kawasan Tahura Bukit Soeharto

27 September 2026 - 09:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA