Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 13 Apr 2026 13:00 WITA ·

Pelatihan Rotan dan Ukir Kayu di IKN Buka Peluang Usaha dan Lestarikan Budaya


 Otorita IKN menyelenggarakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu bagi masyarakat wilayah delineasi IKN pada 13–17 April 2026. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita IKN menyelenggarakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu bagi masyarakat wilayah delineasi IKN pada 13–17 April 2026. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi langkah nyata dalam membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal. Kegiatan yang berlangsung pada 13 hingga 17 April 2026 di Tower D Rusun ASN 1 ini diikuti oleh 20 peserta perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah delineasi IKN.

Menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian, peserta dibekali materi teori dan praktik langsung, mulai dari pengolahan bahan baku, teknik produksi, hingga pengembangan desain produk bernilai jual.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal. “Kami berharap pelatihan ini dapat melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru di wilayah IKN,” ujarnya.

Salah satu peserta, Daniel, guru SMPN 02 Penajam Paser Utara, menilai pelatihan ini penting untuk keberlanjutan pengetahuan ke generasi muda. “Saya berharap ilmu ini bisa saya ajarkan kembali kepada siswa, karena pengembangan ekonomi kreatif harus melibatkan generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Dina, pelaku usaha perabotan dari Kecamatan Sepaku, mengaku pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas usahanya. “Saya berharap kualitas produk meningkat dan pemasaran bisa lebih luas,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat menuju ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 38 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA