Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN Layar Kaltim Juara Umum Regatta II 2026, Kantongi 5 Emas dan Siap Tatap PON 2028 28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan Curi Ponsel di Jalan, Pria di Samarinda Ditangkap Polisi Perbaiki Klotok di Tepi Mahakam, Motoris 58 Tahun Ditemukan Meninggal

IKN NUSANTARA · 13 Apr 2026 13:00 WITA ·

Pelatihan Rotan dan Ukir Kayu di IKN Buka Peluang Usaha dan Lestarikan Budaya


 Otorita IKN menyelenggarakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu bagi masyarakat wilayah delineasi IKN pada 13–17 April 2026. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Otorita IKN menyelenggarakan pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu bagi masyarakat wilayah delineasi IKN pada 13–17 April 2026. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Pelatihan anyaman rotan dan ukir kayu di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi langkah nyata dalam membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal. Kegiatan yang berlangsung pada 13 hingga 17 April 2026 di Tower D Rusun ASN 1 ini diikuti oleh 20 peserta perwakilan dari setiap kecamatan di wilayah delineasi IKN.

Menghadirkan narasumber dari Kementerian Perindustrian, peserta dibekali materi teori dan praktik langsung, mulai dari pengolahan bahan baku, teknik produksi, hingga pengembangan desain produk bernilai jual.

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Palinrungi, menegaskan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis budaya lokal. “Kami berharap pelatihan ini dapat melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong lahirnya pelaku ekonomi kreatif baru di wilayah IKN,” ujarnya.

Salah satu peserta, Daniel, guru SMPN 02 Penajam Paser Utara, menilai pelatihan ini penting untuk keberlanjutan pengetahuan ke generasi muda. “Saya berharap ilmu ini bisa saya ajarkan kembali kepada siswa, karena pengembangan ekonomi kreatif harus melibatkan generasi berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Dina, pelaku usaha perabotan dari Kecamatan Sepaku, mengaku pelatihan ini membantu meningkatkan kualitas usahanya. “Saya berharap kualitas produk meningkat dan pemasaran bisa lebih luas,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat menuju ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di IKN

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

28 Delegasi ICAPPS 2026 Tinjau Nusantara, Bahas Masa Depan Kota Berkelanjutan

22 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Suharso Monoarfa Tinjau IKN, Dorong Konsistensi Pembangunan dan Keberanian Investor Lokal

20 Agustus 2026 - 23:00 WITA

Penurunan Bendera di Nusantara Berlangsung Khidmat, Semangat Kebersamaan Jadi Pesan Utama

17 Agustus 2026 - 20:00 WITA

Pengibaran Merah Putih di Nusantara, OIKN Tegaskan Pembangunan IKN Inklusif

17 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Renungan Suci di Nusantara, Basuki Tegaskan Semangat Kemerdekaan dan Kelanjutan Pembangunan IKN

17 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA