Menu

Mode Gelap
OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Limbah B3, Sinkronisasi Aturan Jadi Sorotan Tiga Pansus DPRD Samarinda Mulai Bahas Raperda, Bapemperda Targetkan Regulasi Lebih Matang

IKN NUSANTARA · 13 Apr 2026 08:00 WITA ·

Pembangunan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN Ditarget Rampung 2027–2028


 Peninjauan lokasi pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif, serta embung dan kolam retensi oleh Kepala Otorita IKN, Sabtu (11/04/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Peninjauan lokasi pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif, serta embung dan kolam retensi oleh Kepala Otorita IKN, Sabtu (11/04/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Pembangunan kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus berlanjut sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target penyelesaian pada 2027 hingga 2028. Proyek strategis ini mencakup pembangunan gedung-gedung utama lembaga negara sekaligus infrastruktur pendukung untuk memperkuat fungsi pemerintahan di ibu kota baru.

Pada kawasan legislatif, pembangunan direncanakan meliputi lima gedung utama, yakni Gedung Paripurna, Gedung DPR, Gedung DPD, dan Gedung MPR. Gedung Paripurna akan menjadi pusat kegiatan dengan kapasitas hingga 1.579 orang. Saat ini, proses penyempurnaan desain masih menunggu persetujuan Presiden.

Selain itu, pembangunan jalan kawasan sepanjang 3,7 kilometer juga tengah disiapkan guna mendukung konektivitas antarbangunan. Tahapan awal berupa pembersihan lahan telah dilakukan sebagai bagian dari percepatan pembangunan.

Sementara itu, pembangunan kawasan yudikatif dibagi dalam dua paket pekerjaan. Paket pertama mencakup pembangunan Gedung Mahkamah Agung beserta kawasan pendukung dan Plaza Keadilan. Sedangkan paket kedua meliputi pembangunan Gedung Mahkamah Konstitusi, kawasan yudisial, serta masjid. Seluruh kawasan ini juga akan didukung pembangunan jalan sepanjang 8 kilometer untuk menunjang aksesibilitas.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan kedua kawasan tersebut tetap menjadi prioritas, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

“Pembangunan kompleks lembaga yudikatif dan legislatif tidak termasuk dalam efisiensi. Pembangunan tetap berjalan, jadi tidak perlu ragu,” ujarnya saat melakukan peninjauan pada Sabtu (11/04/2026).

Di sisi lain, penguatan infrastruktur dasar juga terus dilakukan, khususnya di sektor sumber daya air. Pembangunan embung dan kolam retensi, seperti embung EC-08 dan kolam retensi TR01, terus dikebut guna mendukung ketahanan air kawasan.

Selain itu, jaringan perpipaan air minum juga tengah dibangun dan akan terintegrasi melalui sistem Multi-Utility Tunnel (MUT), sebagai bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur modern dan terintegrasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
©2026
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

OJK Percepat Pembangunan Kantor di IKN, Dukung Terbentuknya Pusat Ekonomi Baru Nusantara

12 Mei 2026 - 13:00 WITA

Otorita IKN dan Bank Indonesia Perkuat UMKM Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online

12 Mei 2026 - 10:00 WITA

DPRD Jawa Tengah Pelajari Konsep Pariwisata dan Pemberdayaan UMKM di IKN

12 Mei 2026 - 09:00 WITA

Half Marathon Perdana di IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Ramaikan Kawasan Inti Nusantara

10 Mei 2026 - 19:00 WITA

Danis Sumadilaga Beberkan Strategi Besar Pembangunan IKN, Tekankan Pentingnya Perencanaan dan Integritas

10 Mei 2026 - 18:00 WITA

Otorita IKN Tegas Berantas Aktivitas Ilegal, Tambang dan Perambahan Hutan Jadi Perhatian Serius

9 Mei 2026 - 18:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA