Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 4 Des 2025 14:30 WITA ·

Pemberdayaan Masyarakat Lokal Perkuat Ketahanan Pangan Nusantara Melalui Budidaya Pisang Kultur Jaringan


 Sebanyak 30 peserta secara aktif mengikuti kegiatan, mulai dari diskusi hingga demonstrasi penanaman tanaman pisang berbasis kultur jaringan di Lamin Tani Desa Sukaraja, PPU , Rabu (3/12/2025). Perbesar

Sebanyak 30 peserta secara aktif mengikuti kegiatan, mulai dari diskusi hingga demonstrasi penanaman tanaman pisang berbasis kultur jaringan di Lamin Tani Desa Sukaraja, PPU , Rabu (3/12/2025).

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Ketahanan pangan Nusantara tumbuh dari tangan masyarakatnya sendiri. Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dorong pemberdayaan masyarakat lokal, melalui pengembangan demonstration plot (demplot) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Sepaku lewat sosialisasi praktis budidaya tanaman pisang berbasis kultur jaringan sebagai produk inovatif, unggulan, dan bernilai jual.

Kegiatan ini digelar di Lamin Tani Desa Sukaraja, Penajam Paser Utara (PPU), pada Rabu (3/12/2025) sebagai bagian dari upaya menguatkan kemandirian pangan dalam menyokong pembangunan IKN. Sebanyak 30 peserta mendapatkan edukasi langsung, mulai dari pengenalan bibit unggul hingga teknik budidaya menyesuaikan kondisi lingkungan di tanah Kalimantan.

Pengembangan produk pangan lokal melalui sosialisasi ini didukung dengan penyerahan dua jenis bibit tanaman pisang kultur jaringan, yaitu pisang kepok grecek dan pisang cavendish. Setiap peserta mendapatkan sejumlah lima bibit tanaman tersebut.

Direktur Ketahanan Pangan Otorita IKN, Lenggono, yang hadir mewakili Otorita IKN, mengapresiasi antusiasme para peserta dan menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam proses produksi pangan lokal.

“Kami juga akan memberikan dukungan satu karung media tanam seberat 25 kg kepada setiap peserta, sehingga bibit tanaman tersebut dapat segera ditanam di setiap pekarangan rumah. Dengan begitu, pertumbuhan tanaman dan hasil panen berkalan optimal. Nantinya, pendampingan ini akan terus kita lakukan juga, termasuk berkolaborasi dengan penyuluh pertanian Kecamatan Sepaku,” ujarnya.

Hadirnya program ini menegaskan bahwa pembangunan IKN bertumpu pada masyarakatnya. Ketahanan pangan bukan hanya hasil panen, tetapi lahir dari kolaborasi, pembelajaran, dan kerja bersama yang menghadirkan manfaat nyata bagi warga Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA