Menu ✖

Mode Gelap
Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Piala Soeratin 2026 Tuntas di IKN, ASIOP hingga Waamanat Bhintuka FC Raih Gelar Juara Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan Mahakam Investment Forum 2026 Di IKN, Investor Dan Delegasi Internasional Jajaki Peluang Kerja Sama Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

BERITA DAERAH · 17 Jul 2025 16:15 WITA ·

Pemkab Kukar Gandeng Yayasan KBBI Gelar Pelatihan SPR di Tiga Subsektor Utama


 Pemkab Kukar Gandeng Yayasan KBBI Gelar Pelatihan SPR di Tiga Subsektor Utama Perbesar

KUTAIPANRITA.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) akan bekerja sama dengan Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI) untuk menyelenggarakan pelatihan intensif di tiga subsektor utama, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan.

Yayasan KBBI akan menjadi penyelenggara penuh program ini, mulai dari proses rekrutmen, pelaksanaan pendidikan/ hingga ujian dan wisuda peserta. Sementara itu, Pemerintah Daerah Kukar bertugas menyediakan anggaran serta melakukan pemantauan, monitoring, dan memberikan arahan selama pelaksanaan program.

Lokasi pelatihan tersebar di tiga Kecamatan yaitu, Loa Kulu untuk subsektor pertanian, dengan padi sebagai komoditas unggulan, Muara Badak untuk subsektor peternakan, yang dikenal sebagai sentra peternakan di Kukar, dan satu lokasi lainnya di subsektor perikanan, yang dipilih berdasarkan potensi kelautan dan budidaya air tawar.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, menyampaikan bahwa program pelatihan akan berlangsung selama tujuh bulan, dengan sistem pembelajaran langsung di lapangan.

Tim pelatih dari Yayasan KBBI akan turun langsung ke lokasi, didampingi tenaga teknis berpengalaman, untuk memberikan pelatihan mulai dari aspek teknis, pemasaran, hingga manajemen usaha.

Ke depannya, hasil pelatihan ini diharapkan dapat membentuk usaha kolektif berbasis korporasi rakyat atau model jamaah usaha, yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kemandirian ekonomi lokal.

Dalam kurikulumnya, setiap lokasi akan diikuti oleh 9 peserta per kelompok. Jumlah ini mengikuti standar pelatihan yang telah diuji Yayasan KBBI di berbagai daerah lain di Indonesia.

Meski sebelumnya Pemkab Kukar sempat mengusulkan agar jumlah peserta diperluas, penyelenggara tetap mengacu pada prinsip kualitas dan efektivitas pelatihan.

Rekrutmen peserta dari kalangan petani muda masih menjadi tantangan. Untuk Itu, prioritas diberikan kepada mereka yang sudah aktif berusaha di bidang pertanian,” tegas Muhammad Taufik, Kamis (17/7/2025).

“Kami harap pesertanya adalah mereka yang sudah aktif usaha di lapangan, bukan hanya berminat tapi belum memiliki aktivitas. Sedangkan bagi calon petani pemula, akan dialihkan ke program pembinaan di Dinas Pemuda dan Olahraga atau Dinas Tenaga Kerja,” tutup Muhammad Taufik.

Dengan kolaborasi antara Pemkab kukar dan Yayasan KBBI, program SPR ini diharapkan dapat memperkuat fondasi pertanian, peternakan, dan perikanan berbasis masyarakat.

 

Pewarta & Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Refleksi Dua Tahun DPRD Balikpapan, AMSI Soroti Fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

24 Oktober 2026 - 15:00 WITA

Iswandi Soroti Rencana Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih, Khawatir Ganggu Likuiditas Bank Daerah

23 Oktober 2026 - 17:00 WITA

Pemadaman Listrik Berlarut, Abdul Rohim Desak Audit PLN Dan Usulkan Kompensasi 50 Persen Tagihan

22 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Samarinda Mantapkan Langkah Lepas Dari Ketergantungan Tambang, Empat Sektor Jadi Andalan Ekonomi

19 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Deni Hakim Anwar Desak Evaluasi Perumahan dan Pembenahan Drainase untuk Atasi Banjir Samarinda

19 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH