Menu ✖

Mode Gelap
Gunung Bugis Jadi Perhatian, Pemkot dan DPRD Balikpapan Dukung Operasi Pemberantasan Narkoba Operasi Ketiga di Gunung Bugis, 17 Orang Positif Narkoba dan Bakal Dirujuk Rehabilitasi 36 Orang Positif Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan, Polisi Arahkan ke Rehabilitasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Balita Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra Samarinda, DPRD Desak Standar Keamanan Ramah Anak

IKN NUSANTARA · 2 Okt 2025 10:15 WITA ·

Penanaman Kopi Liberika Tandai Inisiatif Pertanian Berkelanjutan di IKN


 Bersama Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) lakukan penanam kopi liberika di Embung MBH, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Bersama Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) lakukan penanam kopi liberika di Embung MBH, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara.

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA — Dalam rangka memperingati Hari Kopi Sedunia, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) memulai inisiatif pertanian berkelanjutan dengan menanam kopi liberika di Embung MBH, Rabu (01/10/2025). Penanaman ini menjadi simbol komitmen menjadikan Nusantara sebagai forest city yang menyediakan ruang produksi pangan berkelanjutan sekaligus pusat inovasi pertanian di Indonesia.

PATPI yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si., dengan jaringan 32 cabang di seluruh Indonesia, memulai kegiatan dengan menanam kopi liberika di Embung MBH. Agenda kemudian dilanjutkan dengan dialog terbuka yang membahas strategi dan penerapan ketahanan pangan di IKN.

Deputi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menyebut kehadiran PATPI sebagai bagian dari sinergi nasional dalam mendukung pertanian berkelanjutan. “Hadirnya PATPI ini sebagai jalinan sinergi setingkat nasional, termasuk pertanian yang berkelanjutan bagi IKN. Pertanian ini penting, nilai kesejahteraan masyarakat di IKN sebelumnya banyak ditopang oleh petani. Tantangan ke depan adalah membangun urban agrikultur yang sesuai dengan konsep kota Nusantara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PATPI, Giyatmi, menekankan pentingnya kopi liberika sebagai salah satu produk pertanian unggulan Nusantara. “Kunjungan kami di tahun ganjil ke Samarinda ini, yang menjadi daya tarik adalah IKN. Kopi sebagai tanaman pangan yang kami tanam ini, diharapkan dapat menjadi bahan kajian untuk pengelolaan pangan lanjutan IKN,” ujarnya.

Dengan kolaborasi ini, Otorita IKN dan PATPI menegaskan komitmen bersama menjadikan Nusantara bukan hanya pusat pemerintahan, melainkan juga pusat pertanian berkelanjutan yang berdaya saing, termasuk membangun 10 persen kawasan produksi pangan Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Otorita IKN Serap Aspirasi Warga untuk Penataan Kawasan Penyangga, Masukan Dibuka hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

IKN Dipercaya Gelar Borneo Economic Forum 2027, Buka Peluang Investasi Regional

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

Peserta KRTJ ke-16 Saksikan Perkembangan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di IKN

9 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Delegasi REAAA Apresiasi Pembangunan Nusantara, Kagumi Konsep Kota Berbasis Lingkungan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA