Menu

Mode Gelap
Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar DPRD Kota Pasuruan Pelajari Strategi Pertumbuhan Ekonomi di Samarinda Oknum Satpam Pasar di Samboja Ditangkap, Diduga Cabuli Anak 7 Tahun Aulia Rahman Basri Pimpin KAHMI Kukar, Siap Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

IKN NUSANTARA · 11 Jan 2026 13:00 WITA ·

Perdana, Khidmat Sholat Subuh Berjamaah bersama Menteri Agama RI di Masjid Negara


 Sholat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) digelar khidmat di tengah suasana teduh Nusantara pada Minggu (11/01/2026). Agenda dilanjutkan dengan peninjauan kesiapan operasional Masjid Negara menyambut bulan suci Ramadan. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Perbesar

Sholat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) digelar khidmat di tengah suasana teduh Nusantara pada Minggu (11/01/2026). Agenda dilanjutkan dengan peninjauan kesiapan operasional Masjid Negara menyambut bulan suci Ramadan. Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

KUTAIPANRITA.ID, NUSANTARA – Sholat Subuh berjamaah perdana di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) digelar khidmat di tengah suasana teduh Nusantara pada Minggu (11/01/2026), Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar hadir bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan khotbah mengenai Surat Al-Baqarah ayat 30 yang menjelaskan firman Allah kepada para malaikat bahwa Dia akan menjadikan manusia sebagai khalifah atau wakil-Nya di muka bumi. Pesan ini menegaskan amanah untuk mengelola, memakmurkan, dan menjaga bumi melalui kerja-kerja keberlanjutan yang sejalan dengan ibadah dan ketakwaan.

Usai menyampaikan khotbah subuh, Nasaruddin Umar bersama Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono meninjau kesiapan operasional Masjid Negara, khususnya dalam menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.

Berdiri di kawasan peribadatan Nusantara, Masjid Negara terdiri dari empat lantai dengan tambahan dua lantai mezanin. Memiliki luas bangunan mencapai 76.647 meter persegi dengan kapasitas hingga 29.095 jamaah, Masjid Negara juga diproyeksikan untuk diperluas agar dapat mengakomodasi hingga 60.000 jamaah seiring bertumbuhnya aktivitas masyarakat di Nusantara.

Saat peninjauan, turut diberikan penjelasan mengenai progres pembangunan Basilika yang tengah memasuki tahap penyelesaian. Kehadiran Basilika akan menjadi ruang ibadat bagi umat Katolik dan menambah fasilitas keagamaan dalam kawasan peribadatan Nusantara yang juga akan dilengkapi dengan Gereja Kristen, Pura, dan Wihara.

Dukungan terhadap pembangunan IKN turut disampaikan oleh Nasaruddin Umar. Menteri Agama menilai kehadiran Masjid Negara dan fasilitas keagamaan lintas umat lain menjadi representasi penting dari Nusantara sebagai ibu kota yang inklusif dan merefleksikan keragaman Indonesia. Kementerian Agama juga akan segera berkantor di Nusantara seiring percepatan relokasi lembaga pemerintah pusat ke IKN.

“Nah, dengan demikian kita akan lebih mempercepat aktivitas kantor kita di sini, karena ini adalah kebanggaan kita, makin cepat dilihat oleh dunia makin akan lebih bagus, insya Allah sesuai dengan harapan Bapak Presiden bahwa IKN ini nanti akan menjadi ikonik bangsa Indonesia yang sangat membanggakan. Saya kira kita banyak masyarakat yang belum paham apa dan seperti apa IKN sekarang ini, saya sendiri juga sangat yakin setelah melihat, menyaksikan dari dekat apa-apa yang telah disiapkan,” ujar Nasaruddin.

“Saya dan Pak Bas (Basuki Hadimuljono) mencoba untuk memanfaatkan masjid tercantik kita di Indonesia sekarang ini, Masjid IKN (Masjid Negara) menjelang bulan suci Ramadan, menjelang bapak Presiden datang berkunjung ke tempat ini, jadi kami melihat juga sampai mana persiapan menjelang bulan suci Ramadan karena insyaallah bulan suci Ramadan yang akan datang kita sudah mulai aktif di penggunaan Masjid IKN (Masjid Negara),” pungkas Nasaruddin.

Operasional Masjid Negara menjadi bagian dari kesiapan Nusantara sebagai pusat kegiatan pemerintahan sekaligus ruang interaksi sosial, spiritual, dan kebudayaan. Pembangunan fasilitas ini turut mencerminkan prinsip inklusivitas.

Sebagai ikon baru kegiatan keagamaan di ibu kota negara, Masjid Negara diharapkan menjadi penggerak atmosfer keberagamaan yang damai, produktif, dan modern, serta memberi ruang bagi masyarakat dari berbagai daerah untuk beribadah dan berinteraksi.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Tanam 1.000 Pohon di Bekas Tambang Ilegal, Pulihkan Hutan Tahura Bukit Soeharto

18 Juni 2026 - 18:00 WITA

IKN dan Korea Selatan Bangun Pusat Smart City Senilai Rp115,9 Miliar

18 Juni 2026 - 17:00 WITA

Enviwalk Meriahkan Hari Lingkungan Hidup di IKN, Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Rendah Emisi

16 Juni 2026 - 17:00 WITA

Ratusan Warga dan Pelajar Bersihkan Pantai Tanah Merah, Otorita IKN Tanam 350 Mangrove untuk Cegah Abrasi

13 Juni 2026 - 20:30 WITA

Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai, Otorita IKN Ajak Semua Pihak Bergerak untuk Iklim

13 Juni 2026 - 19:30 WITA

OIKN Perkuat Upaya Cegah Stunting, Siapkan Generasi Sehat untuk Masa Depan Nusantara

12 Juni 2026 - 20:00 WITA

Trending di IKN NUSANTARA