Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 30 Nov 2023 10:00 WITA ·

Potensi Ekowisata Berau dan Kutai Timur sebagai Penggerak Pariwisata Menyongsong IKN


 Potensi Ekowisata Berau dan Kutai Timur sebagai Penggerak Pariwisata Menyongsong IKN Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Potensi pengembangan ekowisata di Kabupaten Berau dan Kutai Timur, yang merupakan daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, diyakini akan memberikan dorongan positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kedua wilayah tersebut. Diskusi ini terungkap dalam rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto, membahas proyek Investment Project Ready to Offer (IPRO) khusus untuk Berau dan Kutai Timur.

Rapat, yang berlangsung pada Rabu, 15 November 2023, di Hotel Mercure Samarinda, melibatkan Kabid Perencanaan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kaltim, Riawati. Riawati menyampaikan bahwa Berau dan Kutai Timur memiliki potensi wisata yang beragam, termasuk pantai, pulau indah, danau, perbukitan, sungai, dan hutan, yang menarik untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata di wilayah penyangga IKN.

Selain membahas potensi ekowisata, rapat ini juga difokuskan pada koordinasi dengan pemerintah daerah Kutai Timur dan Berau untuk merancang strategi bersama dalam proyek IPRO ekowisata.

“Kami berupaya mempertajam kajian ekowisata di sekitar IKN, termasuk infrastruktur penunjang di kedua daerah tersebut,” ungkap Riawati.

Puguh Harjanto, Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim, menambahkan bahwa IPRO merupakan suatu proposal proyek investasi yang siap ditawarkan, dengan tujuan menarik minat calon investor dan memberikan keyakinan bahwa Kaltim adalah destinasi investasi yang potensial.

“Dokumen IPRO menunjukkan komitmen Kaltim dalam menciptakan lingkungan investasi yang mendukung, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah,” ungkap Puguh Harjanto.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, sektor bisnis, dan calon investor, diharapkan potensi ekowisata di Berau dan Kutai Timur dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan wilayah dan meningkatkan daya tarik pariwisata di Kalimantan Timur.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH