Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 5 Okt 2023 14:03 WITA ·

Rendi Solihin Tegaskan Komitmen Pemkab Kukar di Sektor Pertanian


 Rendi Solihin Tegaskan Komitmen Pemkab Kukar di Sektor Pertanian Perbesar

KutaiPanrita.id – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin kembali turun ke lapangan, melihat langsung kondisi petani di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman.

Selain bersilaturahmi dengan masyarakat pertanian, Rendi Solihin juga turut menyalurkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.

Dalam kesempatan tersebut, Sunanto salah satu petani mengaku, bantuan yang diberikan Pemkab Kukar sangat membantu untuk kebutuhan pertanian.

Ia menilai, baru kali ini ada bantuan yang diterima pateni tapi tidak melalui prosedur yang bertele-tele.

“Biasanya banyak prosedur yang harus kami lakukan. Tapi, ini tidak banyak prosedur, dan bisa langsung digunakan petani,” jelasnya.

Bantuan yang diberikan akan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh petani untuk ikut serta mensukseskan program pemerintah menjadikan Kukar sebagai lumbung pangan di Kaltim, dan menjadi daerah penopang Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Tentu kita semakin bersemangat, terima kasih kami sampaikan kepada Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati atas perhatiannya kepada petani,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin menjelaskan, ada perhatian lebih yang diberikan pemerintah kepada petani.

Salah satunya berkaitan dengan anggaran, di mana saat ini anggaran untuk pertanian di 2023 mencapai Rp 800 Miliar hingga Rp 1 Triliun.

“Ini karena ada beberapa kecamatan yang telah ditetapkan sebagai lokus pertanian. Jadi, anggaran pertanian tidak seperti biasa lagi, jika tahun-tahun sebelumnya setahun hanya berkisar Rp 300 Miliar – Rp 400 Miliar, kini naik dua kali lipat,” jelas Rendi.

Anggaran tersebut diperuntukan bagi tiga tujuan utama, di antaranya infrastruktur, meliputi jalan usaha tani, hingga pembangunan embung.

Lalu, bantuan berbagai jenis pupuk, baik pupuk organik, hingga pupuk NPK.

Dan, yang terakhir terkait modernisasi alat pertanian.

Nantinya akan disalurkan berbagai jenis perlatan modern untuk mendukung dan mempermudah aktivitas pertanian.

“Selain kecamatan yang menjadi lokus pertanian, tiga hal pokok itu menjadi perhatian kami untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat,” ungkap Rendi.

“Seperti alat pertanian, di kecamatan lain banyak petani-petani yang sepuh, makanya modernisasi pertanian ini kami anggap penting untuk masyarakat,” pungkasnya.(*/ep)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH