Menu

Mode Gelap
Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026 Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

BERITA DAERAH · 25 Nov 2023 14:45 WITA ·

Strategi Dispar Kaltim Kembangkan Potensi Kampung Ketupat di Samarinda


 Strategi Dispar Kaltim Kembangkan Potensi Kampung Ketupat di  Samarinda Perbesar

KUTAIPANRITA.ID – Samarinda merupakan sebuah kota yang terkenal akan keunikan objek wisatanya. Salah satunya Kampung Ketupat, yang terletak di Jalan Mangkupalas, Kelurahan Mesjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur (Kaltim).

Ikon pariwisata Kota Tepian ini merupakan salah satu sentra pembuatan ketupat secara turun temurun yang mulai dibangun sejak 11 Agustus 2017 melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara gotong royong.

Karena banyaknya pengrajin ketupat, maka tak heran Kampung Ketupat kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kota Samarinda. Sebab, banyak wisatawan yang tertarik ingin melihat banyaknya proses pembuatan ketupat secara langsung.

Tak hanya itu, keberadaan permukiman warga yang berdiri di atas Sungai Mahakam juga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan.

Melihat potensi tersebut, Dispar Kaltim pun memiliki sejumlah opsi untuk mengembangkan daya tarik Kampung Ketupat, yaitu dengan merumuskan konsep trip atau perjalanan wisata, berkolaborasi bersama sejumlah pihak salah satunya biro perjalanan wisata.

“Kami juga sudah berkolaborasi dengan agen travel, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), corporate social responsibility (CSR), dan beberapa hotel,” jelas Kepala Dispar Kaltim, Ahmad Herwansyah belum lama ini.

Beberapa opsi perjalanan pun bakal diadakan Dispar Kaltim seperti menggunakan kapal wisata untuk menyusuri Sungai Mahakam. Kemudian, jika memang menggunakan jalur darat akan menggunakan bus pariwisata.

“Dengan berbagai alternatif, apalagi di kawasan Kampung Ketupat ada wisata religi masjid tertua, makam Daeng Mangkona, wisata kuliner seperti warung yang ada di sepanjang Kampung Ketupat, diharapkan dapat mengembangkan potensi yang ada,” tutupnya.(adv/disparkaltim/al/fz)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Samarinda Dalami Dugaan Pergeseran Titik Koordinat pada SPMB 2026

1 Juli 2026 - 20:00 WITA

Komisi IV DPRD Samarinda Soroti Serapan Anggaran Disdikbud Baru 21 Persen, SPMB Juga Jadi Evaluasi

1 Juli 2026 - 19:00 WITA

Minim Anggaran, DPRD Samarinda Dorong Penguatan Destinasi Wisata Berbasis Budaya

1 Juli 2026 - 18:00 WITA

DPRD Samarinda Soroti Minimnya Anggaran Pariwisata, Iswandi: Sulit Berkembang Jika Dana Hanya Rp503 Juta

1 Juli 2026 - 17:00 WITA

DPRD Usulkan Dinas Pariwisata Berdiri Sendiri, Dinilai Mampu Dongkrak PAD Samarinda

1 Juli 2026 - 16:00 WITA

Perumdam Samarinda Fokus Optimalkan IPA Lama, Target Layani 3.500 Pelanggan Baru di Palaran

1 Juli 2026 - 15:00 WITA

Trending di BERITA DAERAH